Sukses

Dianggap Sepele, 4 Kebiasaan Ini Ternyata Penyebab Handphone Lemot

Liputan6.com, Jakarta Handphone (HP) merupakan alat komunikasi yang kini semakin digandrungi oleh banyak orang. Hal ini dikarenakan banyaknya keuntungan yang dirasakan bagi penggunanya. Alat komunikasi yang simpel dalam segi penggunaannya ini kerap dijadikan media yang dinomorsatukan untuk membantu segala kegiatan orang-orang.

Mudahnya penggunaan handphone ini, menjadikan orang-orang kerap melakukan banyak hal dengan bedan satu ini. Banyaknya aktivitas yang dikerjakan dengan handphone ini ternyata bisa menyebabkan handphone lemot atau menjadi lambat.

Pasti kamu tak menginginkan hal ini terjadi, bukan? Oleh karena itu, kini kamu perlu mengetahui penyebab handphone menjadi lemot. Karena tanpa disadari, beberapa penyebabnya sering kamu lakukan. Berikut ini, Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber kebiasaan yang ternyata bisa menyebabkan handphone lemot, Kamis (20/6/2019).

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 5 halaman

Memori Internal Penuh

Pemakaian handphone yang semakin lama, kerap membuat memori internal handphone akan semakin penuh karena banyaknya data yang tersimpan. Nah, kalau hal ini sampai terjadi, tak heran kalau sistem pada handphone kamu menjadi semakin lemot.

Memori internal handphone menjadi penuh biasanya diakibatkan oleh banyaknya aplikasi, foto, video, dan lain sebagainya. Belum lagi ditambah dengan file cache aplikasi yang tidak terdeteksi, yang semakin membuat sistem handphone semakin melambat.

Tenang saja, kamu masih bisa menyelamatkan memori yang penuh. Kamu hanya perlu melakukan factory reset agar kondisi handphone kamu tidak lemot yang diakibatkan memori penuh. Selain itu, kamu juga perlu membiasakan untuk menyimpan file-gile seperti foto, video, musik, dan lain sebagainya ke memori eksternal seperti microSD, atau media lainnya.

3 dari 5 halaman

Punya Banyak Aplikasi yang Aktif Maupun Tidak

Bagi pengguna handphone kurang lengkap rasanya bila tidak memiliki berbagai aplikasi. Alasan untuk memiliki banyak aplikasi ini pun beragam, ada yang memang karena dibutuhkan atau hanya penasaran saja dengan aplikasi tertentu. Namun jangan bersenang hati dulu bila kamu memiliki aplikasi yang cukup banyak. Pasalnya hal ini merupakan salah satu penyebab handphone kamu menjadi lemot.

Bila kamu memiliki kebiasaan mengumpulkan aplikasi, kini kamu perlu menghapus beberapa aplikasi yang jarang atau tidak kamu gunakan sama sekali. Aplikasi yang dibiarkan menumpuk ini senantiasa berjalan di latar belakang. Padahal handphone kamu memiliki sumber daya seperti RAM, CPU, dan lain-lain yang terbatas.

Kamu perlu meluangkan waktu untuk mengontrol aplikasi-aplikasi mana saja yang bisa memakan banyak memori dan baterai kamu. Lakukan pembersihan untuk menghindari handphone menjadi lemot karena banyak aplikasi yang aktif.

4 dari 5 halaman

Kualitas Baterai Handphone

Tidak hanya karena memori penuh, usia baterai handphone kamu juga bisa memengaruhi kecepatan sistem operasi. Baterai handphone kerap menjadi bocor atau cepat habis setelah pemakaian lebih dari satu tahun.

Nah, kondisi baterai yang sudah semakin menurun ini ternyata juga memengaruhi proses operasi program handphone dan komponen memori secara keseluruhan. Oleh karena itu, kamu perlu merawat baterai handphone kamu sebelum rusak atau bocor. Caranya hanya dengan tidak memainkan atau menggunakan handphone selama pengisian daya. Selain itu, jangan membiarkan handphone dalam kondisi baterai kosong lalu mengisi daya.

5 dari 5 halaman

Pembaharuan OS dan Aplikasi

Salah satu penyebab handphone menjadi lemot adalah seringnya melakukan pembaharuan sistem operasi atau OS dan aplikasi. Ya, kedua hal ini memerlukan ruang memori setiap proses pembaharuannya. Padahal setiap handphone memiliki kapasitas memori yang terbatas untuk menampung pembaharuan ini. Hal inilah yang menyebabkan handphone kamu menjadi lemot.

Hal ini kerap terjadi pada handphone yang hanya memiliki ukuran memori dan RAM yang rendah. Nah, untuk mengatasi masalah ini, kamu bisa menyikapinya dengan melakukan pembaharuan OS dan aplikasi sesuai dengan kebutuhan saja.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS