Video Detik-Detik Tornado Terjang Penang Malaysia, Bikin Merinding

Sebuah pusaran angin besar melanda Penang dekat dengan Tanjung Tokong pada hari Senin (1/4/2019) lalu.

Diterbitkan 02 April 2019, 14:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Sebuah pusaran angin besar melanda Penang, Malaysia dekat dengan Tanjung Tokong pada hari Senin (1/4/2019) lalu. Tornado ini muncul di area perairan sehingga menciptakan pusaran angin dengan diiringi gelombang air laut.

Munculnya tornado dari awan gelap dan badai, mengakibatkan banyak atap-atap rumah dan kios yang berada di pinggiran laut tersebut terbang ke udara dan akhirnya berserakan. Tak hanya itu, tornado tersebut juga merusak kios dan rumah yang merobohkan bangunannya. Pohon, halte bus dan tiang listrik pun tak luput dari badai tornado.

Video detik-detik tornado yang terjadi di Penang, Malaysia ini banyak beredar di media sosial. Video yang beredar banyak diambil dari apartemen-apartemen yang berada di pinggiran laut. Tornado yang terjadi di laut ini sangat berbahaya bagi pesawat, kapal dan juga manusia yang terlalu dekat dengan lokasi terjadinya tornado.

Bergerak Dengan Cepat dari Lautan

The waterspout at Tanjung Bungah earlier today. Watch it vanishes as it reaches the shore. News: https://bit.ly/2FOCzWH

Posted by DAP Pulau Pinang on Monday, 1 April 2019

 

Tornado yang berhasil direkam oleh beberapa warga yang berada dekat dengan lokasi kejadian, diperkirakan bergerak dengan kecepatan 30 meter per detik. Pusaran angin tersebut mampu menerbangkan ikan, katak dan kura-kura yang ada di laut.

Walaupun menghilang sebelum menyentuh daratan, tornado ini menyebabkan setidaknya 50 rumah-rumah hancur. Terjadi sekitar pukul 13.35 waktu setempat, seorang juru bicara Pasukan Pertahanan Sipil Penang mengatakan tidak ada korban jiwa.

Kami saat ini sedang sibuk membersihkan puing-puing dari rumah-rumah yang hancur oleh badai,” kata juru bicara kepada wartawan dikutip dari Channel News Asia (1/4/2019) seperti Liputan6.com lansir, Selasa (2/4/2019).

Salah satu penduduk bernama Khalid, mengatakan bahwa ia sedang menunggu cucunya pulang sekolah saat tiba-tiba badai terjadi dan melihat puting beliung menuju ke arah rumahnya.

"Suara angin memekakkan telinga dan saya melihat sebagian atap rumah saya diterbangkan oleh angin ... memang sangat menakutkan dan terjadi untuk pertama kalinya dalam 50 tahun saya tinggal di sini," ucapnya di kutip dari Reuters.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6