Sukses

9 Fakta Menakjubkan Saat Bayi Pertama Kali Menemukan Payudara Ibu

Bayi yang baru lahir ternyata bisa menemukan makanan pertamanya (Air Susu Ibu/ASI) dengan minimal bantuan. Fenomena alam yang indah ini disebut breast crawl. Ketika bayi yang baru lahir ditempatkan di dada ibu usai melahirkan, ia akan menemukan payudara ibunya sendiri untuk minum ASI.

Berikut beberapa hal yang perlu diketahui tentang breast crawl seperti dikutip HealthIndia, Selasa (4/2/2014):

1. Breast crawl membantu keberhasilan menyusui, ikatan antara ibu dan bayi menjadi lebih baik dan mengurangi risiko pendarahan setelah melahirkan.

2. Breast crawl merupakan kontak pertama dari kulit ke kulit antara ibu dan bayi usai melahirkan. Bayi ditempatkan menghadap ke dada ibu yang telanjang.

3. Setelah kelahiran bayi pertama kali menangis dan bernapas dengan baik, kemudian tubuhnya dibersihkan dengan kain kecuali tangan. Dengan jejak air ketuban masih di lengannya ia ditempatkan di payudara ibu.

4. Aroma payudara menjadi stimulus kuat bagi bayi untuk mencapai puting ibu. Aroma payudara itu meniru cairan ketuban yang sengaja ditinggalkan di tangan bayi. Bayi yang menjangkau puting ibu menunjukkan bahwa penciumannya berkembang dengan baik.

6. Pijat puting oleh tangan bayi melepaskan hormon yang disebut oksitosin pada ibu yang selanjutnya membantu kontraksi uterus, pengeluaran plasenta, dan mencegah anemia pada ibu.

7. Breast crawl menunjukkan bahwa bahu, leher, dan otot pinggul bayi berkembang tepat untuk membantunya bergerak.

8. Ketika bayi dekat dengan payudara ibu, ia akan mengangkat kepalanya, membuka mulutnya dengan lebar dan memulai meminum ASi. Begitu ia mulai minum ASI dia akan terkunci dengan baik.

9. Setelah kontak kulit bayi diperbolehkan menempel sampai ia selesai menyusui. Beberapa bayi selesai dalam beberapa menit tapi ada yang sedikit lebih lama.

Setiap ibu yang melahirkan bayi sehat bisa merasakan fenomena ini. Tapi ibu yang caesar atau dalam keadaan darurat lainnya membuat bayi dipisahkan dari ibu segera setelah melahirkan dan ini bisa menghambat proses breast crawl.

(Mel/Abd)