Terbukti, Pacaran Lama Bikin Bobot Tubuh Melar

Sebuah survei baru mengungkapkan, memiliki suatu hubungan jangka panjang yang menyenangkan penyebab utama menaiknya berat badan

Diterbitkan 09 Agustus 2013, 16:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Makan malam romantis, menghabiskan waktu untuk menonton televisi bersama, dan mengunyah popcorn bersama di atas sofa, dan semua kegiatan menyenangkan bersama lain itulah yang menjadi penyebab kenapa hubungan jangka panjang antara pria dan wanita cenderung menaikkan bobot.

Sebuah survei baru mengungkapkan, bahwa hubungan jangka panjang yang saling menyenangkan bisa memicu lonjakan berat badan.

62 persen dari pasangan yang disruvei mengatakan, mengalami kenaikan berat badan setelah memiliki pasangan. Tiga per empat di antaranya berpikir, pasangannya juga mengalami penambahan berat badan. Bahkan, dua per tiga dari pasangan itu mengatakan, keduanya mengalami penambahan berat badan bersama-sama.

Ukuran dan porsi adalah penyebab utama bagi wanita, dengan lebih dari setengah wanita mengatakan, secara teratur makan sesuai ukuran makan pasangannya.

Akibatnya, 56 persen mengatakan, porsi makannya jauh lebih besar dari biasanya, yang tentu saja memberikan kontribusi untuk penumpukkan lemak dan kenaikan berat badan.

Meskipun makan sering dilakukan secara bersama-sama dengan pasangannya, lebih dari seperempat pasangan yang disurvei mengatakan, keduanya ingin lebih sehat, dengan lebih dari sepersepuluh mencoba untuk mengurangi jumlah makan dan minum dengan pasangannya.

"Survei ini telah mengungkapkan beberapa hasil yang sangat menarik, dan itu mengejutkan untuk melihat bagaimana orang merasa puas ketika mereka berada dalam satu hubungan," ujar juru bicara untuk Diet Chef, seperti dikutip Daily Mail, Jumat (9/8/2013).

Secara luas penelitian ini mengungkapkan, orang cenderung menaikkan berat badannya setelah menemukan cinta. Tapi, sayangnya banyak yang kebablasan, yang membuat dirinya lebih gemuk.

"Kami menghargai makanan memainkan peran penting dalam sebuah hubungan. Tapi, sangat penting untuk tetap sehat, dan memantau apa yang Anda makan setiap harinya, terutama porsi makannya," ungkapnya.

(Adt/Abd)