Liputan6.com, Jakarta - Kasus virus Nipah sempat mencuri perhatian pada awal tahun ini lantaran ada kasus di India serta satu kematian di Bangladesh.
Indonesia hingga saat ini tidak memilliki laporan infeksi virus Nipah tapi kewaspadaan tetap penting karena reservoir alami dan habitat alami kelelawar buah ada di Tanah Air. Belum lagi, hingga kini tak ada vaksin dan pengobatan spesifik untuk infeksi penyakit ini.
Lalu, kemudahan akses perjalanan internasional termasuk ke negara dengan kasus Nipah seperti India dan Bangladesh. Belum lagi risiko imported case dari pelaku perjalanan.
Advertisement
“Walaupun belum ada kasus di Indonesia, kewaspadaan tetap penting. Mobilitas global yang tinggi membuat risiko penyakit lintas negara tidak bisa diabaikan,”kata dokter spesialis penyakit dalam Timoteus Richard dari Bethsaida Hospital Gading Serpong.
Gejala virus Nipah biasanya muncul dalam waktu 5 hingga14 hari setelah terpapar. Namun, pada beberapa kasus bisa lebih cepat atau lebih lambat.
“Penyakit infeksi dengan fatalitas tinggi seperti virus Nipah menuntut kewaspadaan sejak gejala awal. Semakin cepat dikenali, semakin besar peluang pasien mendapatkan penanganan yang optimal,” kata Timoteus.
Lebih lanjut, dokter lulusan dari Universitas Sam Ratulangi ini mengatakan pada saat awal, gejala orang terinfeksi virus Nipah mirip dengan penyakit infeksi lainnya.
“Gejala awal Virus Nipah sering menyerupai infeksi biasa. Namun, bila disertai penurunan kesadaran atau gangguan napas, kondisi ini harus segera ditangani di fasilitas kesehatan,” ujar Timoteus dalam keterangan tertulis.
Gejala Awal dan
Berikut gejala seseorang terinfeksi virus Nipah:
Gejala awal yang sering muncul:
- Demam tinggi mendadak
- Sakit kepala berat
- Nyeri otot
- Mual dan muntah
- Tubuh terasa sangat lemas
Jika kondisi memburuk, dapat muncul gejala berat seperti:
- Batuk dan sesak napas
- Gangguan pernapasan akut
- Penurunan kesadaran
- Kejang
- Radang otak (ensefalitis)
Pada kondisi berat, pasien dapat mengalami koma dalam waktu singkat, sehingga penanganan medis segera menjadi sangat penting. Kewaspadaan masyarakat dan tenaga kesehatan berperan besar dalam mencegah dampak yang lebih luas dari penyakit infeksi berisiko tinggi ini.
Advertisement
Deteksi Dini dan Kesiapan Layanan Kesehatan Jadi Kunci
Di tengah mobilitas global yang semakin tinggi, kewaspadaan terhadap penyakit infeksi berisiko tinggi seperti virus Nipah tetap perlu dijaga, meskipun hingga kini belum ditemukan kasus di Indonesia.
Pemahaman yang tepat, deteksi dini, serta kesiapan layanan kesehatan menjadi kunci untuk mencegah dampak yang lebih luas. Rumah sakit dengan layanan medis komprehensif, tenaga kesehatan berpengalaman, dan sistem penanganan infeksi yang terintegrasi memiliki peran penting dalam memastikan pasien mendapatkan penanganan yang cepat, tepat, dan aman.
Direktur Bethsaida Hospital Gading Serpong, Margareth Aryani Santoso, MARS, menegaskan bahwa kesiapan fasilitas kesehatan tidak hanya diukur dari kemampuan menangani penyakit yang umum terjadi sehari-hari, tetapi juga dari kesiapan mengantisipasi penyakit infeksi berisiko tinggi yang dapat muncul sewaktu-waktu.
“Kami memastikan setiap pasien mendapatkan evaluasi menyeluruh melalui kolaborasi tim medis multidisiplin, didukung fasilitas diagnostik yang lengkap serta sistem penanganan infeksi yang terintegrasi,” kata Margareth.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297473/original/054602700_1784094013-cek_fakta_BRI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5547119/original/085428000_1775445943-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-06T101438.375.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297255/original/001962300_1784085160-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-15T101147.650.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5361116/original/013557700_1758776921-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__74_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185248/original/087119600_1744370189-medium-shot-sick-woman-with-fever_23-2149247989.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4893064/original/098068400_1721122752-FotoJet.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5936533/original/005039500_1778833892-063_2276293040.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297036/original/087342800_1784067028-fran2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3082774/original/037721700_1584860118-Pelatih_Jebolan_Serie_A_05.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297029/original/052747100_1784066633-Spain_s_Pedro_Porro_celebrates_scoring_their_second_goal_with_Pau_Cubarsi__22_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297082/original/028669700_1784076848-000_C27U6KD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297076/original/040450300_1784075378-barton_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297070/original/029757400_1784071679-Players_of_France_and_Spain.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297047/original/067992000_1784067138-fran6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297065/original/007044100_1784070064-Spain_goalkeeper_Unai_Simon_and_defender_Pau_Cubarsi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297060/original/000844200_1784067788-Spain_s_Mikel_Oyarzabal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297031/original/089698500_1784066707-Spain_s_Borja_Iglesias__26__celebrates_with_Rodri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3030536/original/025901800_1579772464-048838900_1568532795-Bendera_Bangladesh__Pixabay_.jpg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: 5 Hal tentang Kematian Pertama Pasien Virus Nipah di 2026](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/J9kzY3Fqja9v9oHGu9_BZwo22Ak=/200x113/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5355880/original/064059000_1758366884-WhatsApp_Image_2025-09-20_at_10.28.22_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5488195/original/057422900_1769740878-Kelelawar_di_rumah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5079611/original/075660400_1736152693-1735888251296_ciri-ciri-flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4993874/original/056837800_1730895197-fotor-ai-2024110619038.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5334428/original/084075100_1756715756-asian-researcher-in-laboratory-from-back.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5493534/original/049743600_1770258315-Gemini_Generated_Image_8yw0xi8yw0xi8yw0.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5493374/original/060752000_1770206596-Prof_Tjandra_Yoga_Singgung_Soal_Asal_Usul_Virus_Nipah.jpeg)