Liputan6.com, Jakarta - Jumlah perawat spesialis onkologi di Indonesia masih kurang. Bahkan di kota besar seperti Jakarta, jumlah perawat dengan kompetensi khusus di bidang onkologi belum sebanding dengan kebutuhan layanan.
CEO MRCCC Siloam Hospital, Edy Gunawan mengatakan, ketimpangan ini berdampak pada beban kerja dan pelayanan perawatan bagi pasien kanker.
“Saat ini jumlah perawat onkologi belum mampu mengimbangi lonjakan pasien kanker, bahkan di rumah sakit kota seperti Jakarta,” ujar Edy dalam acara Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara MRCCC Siloam Semanggi dengan Roche Indonesia di Siloam Hospital Semanggi Jakarta pada Jumat, 13 Februari 2026.
Advertisement
Perawat onkologi memiliki kompetensi spesifik yang tidak dimiliki perawat umum, mulai dari penanganan kemoterapi, pemantauan efek samping terapi, hingga edukasi komprehensif kepada pasien dan keluarga.
Edy menegaskan bahwa perawat onkologi berperan penting dalam menjaga keselamatan pasien melalui pengawasan terapi yang ketat dan edukasi berkelanjutan.
“Dalam praktiknya, pemberian obat untuk penderita kanker saja memerlukan prosedur penanganan khusus, mulai dari proses cross check sebelum pemberian, serta pemantauan ketat berapa lama obat boleh berada diruangan terbuka, dan perubahan warna atau potensi obat terkontaminasi,” jelasnya.
Program Fast Track untuk Meningkatan Kompetensi
Guna menjawab kebutuhan mendesak tersebut, MRCCC Siloam Hospital mengembangkan program fast track keperawatan onkologi. Program ini bukan sekadar pelatihan singkat, melainkan untuk membantu meningkatkan kompetensi yang dirancang bertahap dan terstruktur.
Skema ini dimulai dari penguatan kompetensi dasar melalui program Basic Nurse Oncology atau keperawatan onkologi dasar. Program tersebut telah melatih sekitar 200–300 perawat di berbagai rumah sakit.
Untuk memperluas jangkauan pelatihan, program fast track berlanjut ke jenjang lebih tinggi melalui pendidikan perawat spesialis onkologi. Berbeda dengan pelatihan dasar, jalur ini diperuntukkan bagi perawat dengan latar belakang pendidikan S1 keperawatan yang telah menempuh magister, sebelum melanjutkan ke spesialis.
Head of Communication and Public Policy Roche Indonesia, Lucia Erniawati menjelaskan skema ini bertujuan meningkatkan posisi perawat sebagai tim layanan kanker.
“Kolaborasi dengan Universitas Indonesia telah menghasilkan sekitar 60 perawat spesialis onkologi yang kini bertugas di berbagai rumah sakit. Untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan nasional, program serupa juga tengah dipersiapkan di Universitas Gadjah Mada,” tutur Lucia.
Edy mengatakan target jangka panjang yang dicanangkan adalah 70 persen perawat di rumah sakit kanker merupakan perawat spesialis onkologi dalam kurun waktu lima hingga sepuluh tahun ke depan.
“Peningkatan jumlah perawat onkologi adalah investasi jangka panjang demi keselamatan dan kualitas hidup pasien kanker di Indonesia,” ungkap Edy.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5164799/original/043621100_1742183216-dbe96acd3b3529457b7c0146890290a1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8475678/original/062240100_1782386179-cek_fakta_bansos_PKH_-_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471521/original/041151500_1782374656-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3922242/original/ACg8ocKGV_HnaYyqJHWKrB0RLbYH929ZFHOz6jzdWNt5X8hbJgJAt48%3Ds200.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5502620/original/076406500_1770991002-WhatsApp_Image_2026-02-13_at_20.45.25.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8520243/original/086003700_1782447581-063_2283364709.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519978/original/083186800_1782447080-063_2283364620.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264064/original/002049400_1782077143-kevin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513569/original/057945500_1782437405-063_2283345869.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513111/original/058658300_1782436597-063_2283345627.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259465/original/002024800_1781501908-Manuel_Neuer.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8516358/original/046339900_1782441794-pepe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8504143/original/019730100_1782424741-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264182/original/093339000_1782097612-063_2282690884.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258200/original/037838200_1781326433-000_B6XQ9ZM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258839/original/015610100_1781416618-IMG-20260614-WA0022.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513884/original/037538000_1782437861-AP26176736605560.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1654301/original/027269700_1500539784-20170720-Saudia2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1071836/original/021479300_1448938529-penjara.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5486163/original/091624700_1769577830-WhatsApp-Image-2026-01-27-at-21.42.29.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5085936/original/021429200_1736395422-caption-lucu-pagi-hari.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496924/original/009579200_1770609592-Cokelat_isi_buah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5499194/original/003120700_1770778924-Valentine_keluarga.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5502710/original/060300500_1771034223-valentine.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5502650/original/026150300_1770999293-WhatsApp_Image_2026-02-13_at_12.22.18_PM.jpeg)