Liputan6.com, Jakarta - Berat badan sulit naik disertai bibir dan tangan anak membiru usai beraktivitas ringan lalu cepat lelah serta tumbuh kembang terlambat merupakan gejala yang tidak bisa dianggap remeh orangtua.
Gejala tersebut bisa menjadi tanda kelainan jantung bawaan yang membutuhkan penanganan serius sejak dini. Bila orangtua mendapati hal tersebut perlu segera mengecek ke dokter untuk mengetahui masalah kesehatan yang dialami anak seperti disampaikan Dr. dr. Budi Rahmat, SpBTKV, Subsp.JPK(K) dari Tim Braveheart Brawijaya Hospital Saharjo Jakarta.
Hal ini Budi sampaikan usai menangani pasien rujukan asal Bekasi, Jawa Barat berusia 1 tahun 4 bulan yang mengalami kelainan jantung bawaan jenis Tetralogi Fallot. Berdasarkan pemeriksaan ada lubang pada sekat bilik jantung (Ventricular Septal Defect/VSD) serta penyempitan aliran darah menuju paru-paru, dua komponen utama dalam Tetralogi Fallot.
Advertisement
“Gejala yang tampak adalah berat badan sulit naik, perkembangan motorik terlambat dibandingkan anak seusianya, serta muncul warna biru pada bibir dan ekstremitas saat aktivitas. Dari pemeriksaan fisik terdengar bunyi jantung khas Tetralogi Fallot,” jelas Budi dalam keterangan tertulis.
Diagnosis bayi tersebut tegak usai menjalani serangkaian pemeriksaan seperti elektrokardiografi, rontgen dan ekokardiografi.
Butuh Tindakan Segera
Setelah melalui evaluasi menyeluruh, termasuk pemeriksaan laboratorium dan kateterisasi jantung, tim Braveheart memutuskan untuk melakukan operasi koreksi total dalam satu tahap pada bayi tersebut.
Prosedur tersebut meliputi penutupan lubang VSD serta pelebaran jalur aliran darah ke paru-paru dengan mengangkat jaringan otot yang menghambat.
“Anak seusianya umumnya sudah mulai berjalan, sementara pasien ini belum. Aktivitas ringan saja sudah menyebabkan sianosis. Ini kondisi yang tidak boleh dibiarkan,” ujar Budi.
Operasi berlangsung sekitar empat jam dan berjalan lancar. Dalam prosedur tersebut, jantung pasien dihentikan sementara selama 54 menit. Lalu, fungsi sirkulasi darah digantikan oleh mesin jantung-paru.
“Ukuran jantung anak usia 1 tahun sangat kecil, kira-kira sebesar kepalan tangannya. Untuk melakukan koreksi dengan presisi, saya menggunakan kacamata pembesar 3,5 kali. Semua dilakukan sangat detil," tutur Budi.
Advertisement
Tindakan Operasi Libatkan Tim
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5492643/original/028338300_1770180418-WhatsApp_Image_2026-02-04_at_11.41.38_AM.jpeg)
Tim yang terlibat mencakup dokter spesialis jantung dan pembuluh darah anak, dokter bedah jantung, dokter anestesi khusus bedah jantung, dokter ICU, perfusionist (ahli mesin jantung-paru), serta perawat terlatih di ruang operasi dan ICU. Persiapan dua hari sebelum operasi untuk memastikan kondisi pasien optimal.
“Monitoring harus real time, tekanan darah dipantau detik per detik, analisa gas darah harus cepat. Respons terapi tidak boleh terlambat,” jelasnya.
Empat jam setelah operasi, pasien berhasil dilepas dari alat bantu napas dalam kondisi stabil. Lalu, pasien menjalani perawatan enam hingga tujuh hari.
Peralatan canggih dan sistem rujukan terintegrasi membantu peluang penanganan operasi kelainan jantung lebih besar.
“Kasus jantung anak tidak bisa ditangani sendiri. Harus sinergi. Dengan fasilitas lengkap dan tim yang kompeten, peluang keberhasilan tentu lebih besar,” katanya.
Setelah pulang, pasien tetap harus menjalani kontrol rutin, mengonsumsi obat jantung sesuai anjuran dokter, menjaga perawatan luka operasi, serta mengatur pola makan agar tidak membebani kerja jantung.
Deteksi Dini Kelainan Jantung Bawaan Sejak Dalam Kandungan
Budi mengatakan bahwa sebenarnya pemeriksaan jantung sudah bisa dilakukan sejak dalam kandungan melalui fetal ekokardiografi atau pemeriksaan penunjang lain pada trimester akhir kehamilan.
Bila sejak awal sudah terdeteksi dini, maka pengobatan akan lebih baik. Sehingga organ-organ lain belum terlanjur terganggu dan tumbuh kembang anak masih bisa dikejar.
“Pesan saya kepada orang tua, jangan menunggu gejala berat. Pastikan kesehatan jantung anak sudah diperiksa sejak dalam kandungan. Dengan perencanaan yang baik, hasilnya pun akan baik, dan anak-anak kita bisa tumbuh sehat seperti anak lainnya,” pesan Budi.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5463779/original/049305200_1767670885-Screenshot_2026-01-06_103951.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4919749/original/034086800_1723781524-000_36EC7XK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2892802/original/045596000_1566805482-20190826-Jokowi-sebut-kaltim-jadi-ibu-kota-baru-ANGGA-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4580556/original/092818400_1695101161-robina-weermeijer-z8_-Fmfz06c-unsplash.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8668326/original/051794500_1782703035-AP26179791541483.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259121/original/085743200_1781464083-063_2281573951.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540213/original/078998400_1774689981-AP26086742238879.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5241643/original/000306500_1749004088-AP25154539148672.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258799/original/021874200_1781411244-brasil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513256/original/026711200_1782437004-AP26176799194484.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8658507/original/009732800_1782681457-000_B8LH2L7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8512971/original/012018800_1782436430-000_B8CY2VE.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8623031/original/006534100_1782616032-063_2283182531.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8660431/original/044103500_1782685503-Canada_s_Stephen_Eustaquio.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8659951/original/005175900_1782684619-000_B8LH2KW.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1044534/original/035641200_1446701870-tempe-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5222370/original/032984500_1747391751-Ibu_muda_dan_anak.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5264371/original/050620800_1750846189-sports-girl-black-top-training-autumn-park.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5491516/original/089285900_1770098507-WhatsApp_Image_2026-01-29_at_6.10.13_PM__3_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4561340/original/050427400_1693711631-20230903-CFD-Herman-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5487816/original/028391400_1769678219-kelelawar_buah.jpg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Kebiasaan Merokok di Indonesia dan Negara ASEAN Lainnya](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/LinHeMuBcaOmAEgmm7lCI-xMC0s=/200x113/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5456537/original/068575700_1766901692-WhatsApp_Image_2025-12-28_at_10.08.30_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5491691/original/008419800_1770103991-piprim_yanuarsi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2383076/original/016675800_1539523157-rawpixel-602152-unsplash.jpg)