Liputan6.com, Jakarta - Mengajarkan anak-anak untuk mengonsumsi makanan sehat di sekolah dapat membantu mereka mengembangkan kebiasaan makan sehat seumur hidup. Hal ini disampaikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) usai merilis pedoman global terbaru terkait kebijakan dan intervensi berbasis bukti untuk menciptakan lingkungan makanan sekolah yang sehat.
WHO menyarankan setiap negara mengadopsi praktik sekolah yang baik, yakni memastikan makanan dan minuman yang disediakan atau tersedia di lingkungan sekolah adalah sehat dan bergizi.
Seruan tersebut muncul di tengah meningkatnya angka kelebihan berat badan dan obesitas pada anak-anak secara global, sementara masalah kekurangan gizi masih menjadi tantangan yang terus berlanjut.
Advertisement
Sekolah pun berada di garis depan dalam menghadapi beban ganda kekurangan gizi ini. Pada 2025, sekitar satu dari 10 anak usia sekolah dan remaja, atau sekitar 188 juta anak, diperkirakan hidup dengan obesitas di seluruh dunia, jumlah yang melampaui anak-anak dengan berat badan kurang.
"Makanan yang dikonsumsi anak-anak di sekolah, serta lingkungan yang membentuk pilihan makanan mereka, dapat berdampak besar pada proses pembelajaran dan membawa konsekuensi seumur hidup bagi kesehatan serta kesejahteraan mereka," ujar Direktur Jenderal WHO, Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus, dalam keterangan resmi yang dikutip Health Liputan6.com pada Minggu, 1 Februari 2026.
"Memastikan nutrisi yang tepat di sekolah sangat penting untuk mencegah penyakit di kemudian hari dan menciptakan generasi dewasa yang lebih sehat," tambahnya.
Tedros, menekankan, kebiasaan makan sehat dimulai sejak dini. Anak-anak menghabiskan sebagian besar waktunya di sekolah, sehingga lingkungan ini menjadi tempat strategis untuk membentuk pola makan seumur hidup sekaligus mengurangi kesenjangan kesehatan dan gizi.
Saat ini, diperkirakan sekitar 466 juta anak di seluruh dunia menerima makanan sekolah. Namun, informasi mengenai kualitas gizi dari makanan yang mereka konsumsi masih tergolong terbatas.
Kebiasaan Makan Sehat Dimulai Sejak Dini
Dalam pedoman tersebut, WHO merekomendasikan agar sekolah meningkatkan penyediaan makanan guna mendorong konsumsi makanan dan minuman yang mendukung pola makan sehat. Secara khusus, WHO menyarankan:
- Menetapkan standar atau aturan untuk meningkatkan ketersediaan, pembelian, dan konsumsi makanan serta minuman sehat, sekaligus membatasi makanan tidak sehat (rekomendasi kuat).
- Menerapkan intervensi dorongan (nudging) untuk mendorong anak-anak memilih, membeli, dan mengonsumsi makanan serta minuman yang lebih sehat (rekomendasi bersyarat). Intervensi ini dapat mencakup perubahan penempatan, penyajian, maupun harga pilihan makanan yang tersedia bagi anak-anak.
Kebijakan Saja Tak Cukup
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5477218/original/018371800_1768812131-image_8229448.png)
Meski begitu, tentu kebijakan saja tidak cukup, mekanisme pemantauan dan penegakan hukum sangat penting untuk memastikan bahwa pedoman diimplementasikan secara efektif dan konsisten di sekolah.
Menurut basis data global WHO tentang Implementasi Aksi Pangan dan Gizi (GIFNA), pada Oktober 2025, 104 Negara Anggota memiliki kebijakan tentang makanan sekolah yang sehat, dengan hampir tiga perempatnya mencakup kriteria wajib untuk memandu komposisi makanan sekolah.
Namun, hanya 48 negara yang memiliki kebijakan yang membatasi pemasaran makanan yang tinggi gula, garam, atau lemak tidak sehat.
WHO mengumpulkan kelompok ahli internasional yang beragam dan multidisiplin untuk mengembangkan pedoman ini melalui proses yang ketat, transparan, dan berbasis bukti.
Pekerjaan ini merupakan landasan misi WHO yang lebih luas untuk menciptakan lingkungan makanan yang sehat, dan diimplementasikan sebagai bagian dari inisiatif global seperti rencana percepatan WHO untuk menghentikan obesitas dan inisiatif sekolah ramah gizi.
Pedoman ini dirancang untuk mendukung tindakan di tingkat lokal dan nasional, dengan mengakui bahwa otoritas sub nasional dan kota (pemerintah daerah) memainkan peran kunci dalam memajukan dan mengimplementasikan inisiatif makanan sekolah.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2559129/original/026504800_1546249540-vietnam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8805424/original/032384700_1782904857-Cek_fakta_-_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490270/original/075910100_1770004204-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-02T104539.335.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8627383/original/048072800_1782622786-153948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5489754/original/015485700_1769930848-makan_sehat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8864051/original/078185200_1782929110-063_2284211401.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8933715/original/054098500_1782962062-AP26183008148565.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929510/original/065051700_1782959692-bos7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8920532/original/092816500_1782954338-AP26183030266108.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262489/original/072589900_1781818934-Switzerland_s_Johan_Manzambi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8888290/original/030850900_1782938816-Senegal_s_Habib_Diarra__21__scores_their_first_goal_against_Belgium_goalkeeper_Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8898171/original/047299800_1782942914-Belgium_s_Romelu_Lukaku_senegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8896227/original/086707700_1782942096-Belgium_s_Romelu_Lukaku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782402/original/009814100_1782885154-belanda.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8901298/original/009057900_1782944367-Belgium_s_Youri_Tielemans__left__celebrates_with_Belgium_s_Romelu_Lukaku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263356/original/061813100_1781903816-AP26170714954300-Amerika_Serikat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8899597/original/014754500_1782943656-Belgian_players_celebrate_youre_tieleman_s_goal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5539975/original/032516200_1774672751-Aneka_Kukusan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5522769/original/044907400_1772775886-pretty-young-woman-eating-red-cherry-tomato-holding-bowl-mixed-salad.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5168524/original/033224600_1742449887-Depositphotos_365597030_L.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5355485/original/050496700_1758339034-unnamed__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5511436/original/039994000_1771909117-Kentang_Panggang_Sehat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4977760/original/027185500_1729673698-Picsart_24-10-23_15-33-58-926.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5489658/original/037567900_1769916872-emboli_paru.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490890/original/009479600_1770028969-World_Cancer_Day_2026.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490592/original/076413200_1770017071-Ilustrasi_Berjalan.jpg)