Tayang di Netflix, Can This Love Be Translated Sajikan Romansa Ringan Penuh Makna

Can This Love Be Translated tayang di Netflix, hadirkan romansa ringan penuh makna dengan sentuhan komedi dan emosi hangat.

Diterbitkan 17 Januari 2026, 16:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Netflix kembali menghadirkan drama Korea romantis komedi terbaru berjudul Can This Love Be Translated? yang tayang pada 16 Januari 2026. Drakor 12 episode ini mengisahkan Joo Ho Jin (Kim Seon Ho), seorang penerjemah multibahasa yang fasih berbahasa Inggris, Jepang, dan Italia.

Dia kemudian bekerja sebagai penerjemah pribadi bagi Cha Mu Hee (Go Yoon Jung), seorang aktris papan atas yang dikenal ceria dan penuh semangat.

Can This Love be Translated? mengusung genre romantis komedi yang lekat dengan kisah cinta ringan, humor segar, serta perjalanan emosi karakter yang mudah diikuti penonton.

Namun, di balik alur ceritanya yang tampak sederhana, genre ini ternyata memiliki dampak emosional yang cukup dalam, terutama bagi mereka yang sedang menghadapi patah hati.

Meski kerap mendapat cap kurang realistis karena dianggap terlalu mengidealkan hubungan, film dan drama romantis komedi tetap menjadi sumber hiburan yang memberi rasa nyaman. Genre ini sering membantu penonton meredakan emosi dan menemukan kembali harapan, seperti dilansir dari Style pada Jumat, 16 Januari 2026.

 

Kisah Romantis Komedi dalam Can This Love Be Translated

Hubungan keduanya berawal secara profesional, tapi perlahan berkembang seiring waktu. Joo Ho Jin dan Cha M Hee memiliki pandangan yang bertolak belakang tentang cinta. Cha Mu Hee mudah putus asa dan cenderung tidak percaya pada cinta, sementara Joo Ho Jin justru menyimpan harapan besar terhadap perasaan tersebut.

Perbedaan cara pandang ini kerap memicu kesalahpahaman yang dibalut momen-momen canggung dan lucu. Ciri khas romantis komedi yang membuat penonton merasa dekat dengan ceritanya.

Seiring berjalannya waktu, Joo Ho Jin mulai menyadari perasaannya terhadap Cha Mu Hee. Namun, dia ragu untuk mengungkapkan cinta karena merasa belum sepenuhnya memahami 'bahasa cinta' itu sendiri.