Resep Jamu Saintifik dan Cara Mengolahnya Untuk Membantu Mengatasi Ambeien

Ketahui resep jamu saintifik untuk ambeien dengan bahan herbal dan cara pengolahannya yang tepat untuk konsumsi harian.

Diterbitkan 09 Desember 2025, 20:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Ambeien atau wasir adalah kondisi yang berkaitan dengan pembengkakan pembuluh darah di area anus. Menurut dr. Danang Ardiyanto, MKM, dokter di UPF Pelayanan Kesehatan Tradisional Tawangmangu RSUP Dr. Sardjito, herbal dapat digunakan sebagai pendamping terapi, namun tidak untuk menggantikan pengobatan medis utama.

Dalam keterangan yang diterima Health Liputan6.com, Danang menjelaskan bahwa penggunaan herbal ditujukan untuk membantu meredakan gejala ambeien, dengan syarat digunakan sesuai aturan dan dosis yang dianjurkan.

Dengan takaran bahan dan cara pengolahan yang tepat, sejumlah tanaman herbal dapat diramu menjadi jamu harian sebagai terapi pendukung.

Resep Jamu Saintifik untuk Wasir

Menurut Danang, ramuan jamu harian untuk wasir dapat disusun dari beberapa bahan herbal berikut, dengan takaran per hari:

  1. Daun Ungu (Graptophyllum pictum): 15 gram
  2. Daun Duduk (Desmodium triquetrum): 12 gram
  3. Daun Iler (Coleus atropurpureus): 9 gram
  4. Rimpang Temulawak (Curcuma xanthorrhiza): 3 gram
  5. Rimpang Kunyit (Curcuma longa): 3 gram
  6. Herba Meniran (Phyllanthus niruri): 3 gram

Seluruh bahan digunakan dalam kondisi kering dan disiapkan sebagai satu paket untuk konsumsi harian.

Cara Mengolah Jamu Saintifik

Proses pengolahan jamu saintifik dilakukan dengan langkah sebagai berikut:

  1. Campurkan semua bahan kering menjadi satu paket untuk satu hari pemakaian. Paket dapat dikemas menggunakan plastik bersih atau kain saring.
  2. Rebus 1 liter air (sekitar 5 gelas belimbing) di dalam panci tertutup hingga mendidih.
  3. Setelah air mendidih, masukkan satu paket ramuan ke dalam panci.
  4. Rebus kembali selama kurang lebih 15 menit dengan api kecil.
  5. Setelah selesai, angkat panci dan biarkan air rebusan hingga mencapai suhu ruang.
  6. Saring air rebusan menggunakan saringan teh atau kain bersih.
  7. Air rebusan yang telah disaring kemudian dibagi menjadi tiga bagian untuk diminum dalam satu hari.

Aturan Konsumsi Jamu Saintifik

Jamu ini dikonsumsi tiga kali sehari, yaitu pagi, siang, dan malam, pada hari yang sama. Ramuan dirancang untuk diminum setiap hari selama minimal 7 hari guna melihat efeknya terhadap keluhan ambeien.

Perhatian dalam Penggunaan

Penggunaan jamu saintifik perlu memperhatikan beberapa hal berikut:

  1. Dosis tidak dianjurkan untuk ditambah atau digunakan secara berlebihan, karena dapat menimbulkan keluhan seperti mual, mulas, atau diare.
  2. Apabila setelah 7 hari tidak terjadi perubahan atau gejala justru semakin berat, dianjurkan untuk berkonsultasi ke dokter.