4 Jenis Jerawat yang Sulit Hilang dan Cara Mengatasinya Tanpa Memperparah Kulit

Kenali jenis jerawat sulit hilang dan cara tepat mengatasinya tanpa merusak kulit, agar cepat sembuh.

Diterbitkan 10 November 2025, 16:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kehadiran jerawat di wajah bisa menurunkan rasa percaya diri, apalagi jika ukurannya besar dan tak kunjung sembuh. Masalah ini tidak hanya mengganggu penampilan, tapi juga bisa menandakan peradangan serius pada kulit atau gangguan kesehatan tertentu.

Dalam beberapa kasus, benjolan di wajah belum tentu jerawat biasa. Kondisi ini bisa disebabkan oleh faktor lain, seperti folikulitis (peradangan folikel rambut), kista, atau infeksi kulit tertentu, seperti dikutip dari Verywell Health pada Jumat, 7 November 2025.

Gejala jerawat sering mirip dengan kondisi kulit lain, sehingga banyak orang salah menanganinya. Penggunaan produk yang tidak tepat justru bisa memperparah masalah.

Oleh sebab itu, pemeriksaan langsung ke dokter kulit penting agar penyebab benjolan diketahui secara pasti. Penanganan yang tepat akan lebih efektif dan mempercepat proses penyembuhan.

Jerawat muncul biasanya karena pori-pori tersumbat oleh minyak (sebum) dan sel kulit mati. Bakteri yang masuk ke pori-pori dapat memicu peradangan.

Jenis-Jenis Jerawat

Beberapa jenis jerawat memang membutuhkan waktu lama untuk sembuh. Berikut jenis jerawat yang sulit dihilangkan:

  • Jerawat Nodul (Nodular Acne): Tekstur keras, menyebabkan peradangan dan nyeri jauh di dalam kulit.
  • Jerawat Kistik (Cystic Acne): Berukuran besar, berwarna merah, terasa nyeri, dan berisi nanah di bawah kulit.
  • Papula (Papules Acne): Jerawat kecil berwarna merah, nyeri saat disentuh.
  • Pustula (Pustula Acne): Berwarna merah, berisi nanah dengan titik putih di puncaknya.

Faktor Pemicu Munculnya Jerawat

Jerawat besar umumnya disebabkan oleh jerawat kistik atau nodul. Meski jerawat biasa bisa hilang dengan mudah, jerawat kistik atau nodul yang dalam dan nyeri lebih sulit diatasi.

Tips penting: Jangan pernah memencet jerawat. Tindakan ini dapat menyebabkan peradangan, infeksi, dan memperlambat proses penyembuhan kulit.

Beberapa faktor yang memicu jerawat antara lain:

  • Kurang menjaga kebersihan wajah
  • Produk perawatan kulit yang kurang efektif
  • Perubahan hormon
  • Penggunaan obat-obatan tertentu, seperti pil KBPolycystic Ovary Syndrome (PCOS)

Jika jerawat tak kunjung sembuh, segera konsultasikan ke dokter kulit untuk penanganan yang tepat.