Ciri-Ciri Pekerjaan Mulai Menggerogoti Kesehatan Mental Anda

Lingkungan kerja yang tidak sehat dapat menyebabkan berbagai faktor, seperti tekanan tugas berlebihan, tugas yang berulang-ulang atau atasan dan rekan kerja yang tidak menyenankgan bisa berdampak pada mental

OlehMasni
Diterbitkan 28 Oktober 2025, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta- Tidak semua orang menyukai pekerjaannya. Namun, ada beberapa perbedaan besar antara pekerjaan yang sekadar membuat stres dan pekerjaan yang benar-benar menguras kesehatan mental serta emosional.

Psikolog klinis Seth J. Gillihan, PhD mengatakan ketika seseorang berada dalam pekerjaan toxic memiliki efek jangka panjang terhadap kesehatan mental seseorang. Mulai dari gangguan tidur, peningkatan stres, hingga perubahan perilaku dan kesehatan fisik.

Ada banyak faktor yang membuat seseorang merasa lingkungan pekerjaan tidak sehat. Mulai dari tekanan tugas berlebihan, tugas yang berulang-ulang, klien yang sulit, atau bahkan atasan dan rekan kerja yang, lingkungan yang membuat orang lain merasa tidak nyaman.

Berikut beberapa tanda bahwa pekerjaan berimbas pada kesehatan mental Anda:

1. Sulit merasakan suasana positif di tempat kerja

Anda merasa senang jika diluar kantor, tetapi perasaan itu seolah menghilang begitu masuk ke dalam kantor atau ketika mengingat hal seputar kantor.

Saat berbicara tentang kantor malah merasa gelisah, tegang dan lelah secara emosional. 

 

2. Stres Hadapi Hari Senin

 

Pada hari Jumat dan Sabtu malam Anda mungkin masih bisa melupakan pekerjaan tetapi pada Minggu malam merasa gelisah dan deg-degan. Bahkan, sampai membuat sulit berinteraksi dengan keluarga karena selalu memikirkan hari Senin.

3. Sering berkhayal tentang pensiun atau berhenti bekerja

Sering berkhayal tentang pensiun dan resign alias berhenti bekerja dalam keseharian. Hal ini bisa jadi sinyal lelah dalam menghadapi pekerjaan yang saat ini dihadapi.

Selanjutnya

4. Kualitas tidur memburuk

Lingkungan kerja yang toxic dapat merusak kualitas tidur. Beberapa orang merasakan efeknya pada malam hari setelah bekerja (Senin hingga Jumat malam). Sementara sebagian lainnya orang merasakan saat jelang akhir pekan.

5. Tubuh mudah sakit

Banyak penelitian menunjukkan dampak stres kronis terhadap sistem kekebalan tubuh.

6. Sering mengambil hari libur pribadi

Ada hari ketika bangun dan merasa tidak sanggup pergi bekerja. Mungkin sudah berpakaian dan sarapan, tapi bayangan harus berangkat ke kantor membuat mual dan pusing. “Aku kerja dari rumah saja hari ini,” begitu alasan yang kerap disampaikan Gilihan.