Perjalanan Bram dari Kuli Bangunan ke Paskibraka Nasional 2025: Mengharumkan Papua Selatan di Istana

Kisah inspiratif Bram, pemuda Papua Selatan yang pernah jadi kuli bangunan hingga terpilih sebagai anggota Paskibraka Nasional 2025 dan mengharumkan daerahnya di Istana.

Diterbitkan 16 Agustus 2025, 08:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Di antara barisan tegap Paskibraka Nasional 2025, berdiri seorang pemuda dari ujung timur Indonesia. Wajahnya tegas, matanya penuh makna, menyimpan kisah perjuangan yang jarang diketahui orang. Siapa sangka, beberapa tahun lalu dia hanyalah seorang buruh kasar yang bekerja di sela-sela waktu belajarnya.

Abraham Sarau, pemuda asal Papua Selatan yang kini menjadi anggota Paskibraka Nasional 2025, pernah menghabiskan masa kelas 9 SMP-nya sebagai kuli. Bagi anak seusianya, pekerjaan itu mungkin terasa berat. Namun, baginya, pengalaman tersebut adalah pelajaran berharga tentang arti kerja keras dan tanggung jawab.

Setelah lulus sekolah, jalan hidup Bram berubah ketika bertemu seorang teman lama yang baru kembali dari Jogja. Teman itu menawarinya tinggal bersama keluarganya yang merupakan anggota TNI AU. Dari lingkungan baru itulah, calon anggota Paskibraka 2025 ini mulai mengenal kedisiplinan, kemandirian, dan arti kedewasaan.

Perjalanan menuju Paskibraka Nasional 2025 tentu tidak mulus. Siswa SMAS YPK Merauke ini pernah merasa ingin menyerah. 

Sempat Ingin Menyerah

Namun, Bram teringat nama-nama yang dia bawa dalam perjuangannya. Kabupaten, provinsi, sekolah, dan tentu saja keluarganya.

"Tapi karena saya mikir lagi, saya sudah bawa nama kabupaten, provinsi, kota, dan juga nama orang tua saya sebagai anak dari Bapak Elias Asembi Sarau. Saya sangat bangga bisa lolos jadi anggota Paskibraka Nasional," katanya saat berbincang dengan Diary Paskibraka Liputan6.com belum lama ini.

Saat dinyatakan lolos ke Paskibraka Nasional 2025, momen haru itu langsung ia bagi dengan sang ibu wali, Yulianti. "Saya memberitahunya,'Halo Ibu, saya sudah lolos ke Paskibraka Nasional,' dan beliau menjawab,'Alhamdulillah.' Reaksi bapak juga senang," ujarnya dengan senyum.

 

Pesan Untuk Keluarga

Kini, pemuda kelahiran Merauke, 21 November 2008 itu, resmi menjadi bagian dari Paskibraka Nasional 2025. Dia tak hanya membawa nama Papua Selatan, tetapi juga membawa pesan bahwa latar belakang bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.

Dengan penuh rasa syukur, anggota Paskibraka Nasional 2025 ini mengucapkan terima kasih kepada orang-orang yang telah mendukungnya.

"Untuk Bapak saya, Bapak Elias Sarau, terima kasih sudah mendidik saya dari kecil hingga sekarang. Terima kasih juga untuk Ibu Yulianti dan Bapak Pambudi Wiyono yang telah membiayai pendidikan saya sampai saat ini," ujarnya haru.

Profil Paskibraka, Bram dari Papua Selatan

Nama: Bram

Nama Lengkap: Abraham Sarau

Tempat, Tanggal Lahir: Merauke, 21 November 2008

Asal Sekolah: SMAS YPK Merauke

Asal Daerah: Kabupaten Merauke 

Hobi: Basket

Orang tua Kandung: Elias Asembi Sarau dan Lusi A Gebze

Orang Tua Wali: Pambudi Wiyono, Yulianti