CKG Sekolah di Kabupaten Tangerang, Anemia dan Masalah Gigi Paling Banyak Ditemukan

Data sementara menunjukkan anemia dan masalah gigi paling dominan diderita usia anak di wilayah Kabupaten Tangerang berdasarkan CKG di sekolah.

Diperbarui 08 Agustus 2025, 18:41 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Tangerang Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang mencatat, bila penyakit anemia dan masalah pada gigi menjadi yang paling dominan diderita usia anak di wilayah tersebut.

Data tersebut terungkap dari hasil cek kesehatan gratis (CKG) di sejumlah sekolah yang dilakukan sejak hari Senin, 4 Agustus 2024.

"Didata sampai hari Rabu kemarin itu, mayoritas pada anak giginya yang bermasalah. Berlubang, patah dan lainnya. Tekanan darah rendah, anemia pada remaja putri," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr Hendra Tarmizi, Jumat (8/8/2025).

Bila ditemukan penderita anemia, oleh tenaga medis yang memeriksanya, akan langsung dilakukan intervensi dengan pemberian tablet tambah darah.

Lalu, bila giginya yang bermasalah, akan langsung dirujuk ke Puskesmas terdekat untuk pemeriksaan lanjutan.

"Untuk tahap awal rujukan ke Puskesmas terdekat dari tempat tinggal anak tersebut, bila ditemukan bentuk komplikasi atau penyakit serius lainnya, langsung dirujuk ke rumah sakit," katanya.

 

50 Ribu Anak Jalani CKG Tiap Hari di Kabupaten Tangerang

Dalam pemeriksaan kesehatan gratis di sekolah-sekolah tersebut, Dinkes Kabupaten Tangerang mencatat, sudah ada 50 ribu lebih anak yang diperiksa kesehatannya. Dan terus akan berlanjut tiap hari hingga akhir Desember mendatang.

"Perhari kita usahakan ada 10 ribuan anak ikuti cek kesehatan gratis. Lalu, kita usahakan hingga Desember 2025 itu 100 persen anak di Kabupaten Tangerang sudah diperiksa, kurang lebih jumlahnya hingga 200 ribuan anak," kata Hendra.

Cegah Penyakit Komplikasi

Menurut Hendra, cek kesehatan gratis sejak dini pada anak memang harus dilakukan. Hal ini mencegah adanya penyakit-penyakit berbahaya khususnya pada metabolik anak. Sehingga bisa mencegah penyakit komplikasi pada usia dewasa kelak.

"Diperiksa dari sedini mungkin, bila ditemukan diobati. Agar tidak terjadi koplikasi di kemudian hari," katanya.

Nantinya, setial bulan akan dilaporkan penyakit apa saja yang diderita anak-anak di Kabupaten Tangerang, pada saat cek kesehatan gratis ini. Pemetaan pengobatan pun akan cepat dilakukan oleh tenaga kesehatan setempat, hingga terapi yang harus dilakukan di rumah.