Diet Tak Harus Menyiksa, Ini Tips Menurunkan Berat Badan secara Realistis

Ahli gizi dari UGM mengatakan diet itu tidak ekstrem, melainkan mengatur asupan dan aktivitas fisik sesuai kebutuhan tubuh.

Diterbitkan 14 Juni 2025, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Menurunkan berat badan sering kali diasosiasikan dengan berbagai pantangan makanan dan latihan fisik yang berat. Padahal, diet sehat seharusnya tidak membuat kita tersiksa apalagi merasa kelaparan terus-menerus. Kunci dari diet yang berhasil justru terletak pada konsistensi dan perubahan pola hidup yang bisa dijalani dalam jangka panjang.

Ahli gizi Rahadyana Muslichah menegaskan bahwa diet yang efektif bukan tentang membatasi makanan secara ekstrem, melainkan mengatur asupan dan aktivitas fisik sesuai kebutuhan tubuh. Dengan pendekatan yang realistis, penurunan berat badan pun bisa dilakukan tanpa rasa tertekan.

Untuk diet dilakukan dengan menerapkan pengurangan asupan kalori setelah menghitung kebutuhan harian tubuh. Lalu, mengatur  porsi makan mengikuti panduan gizi seimbang.

“Diet itu bukan berarti harus menghindari berbagai jenis makanan. Sebab, semua jenis zat gizi tetap diperlukan tubuh, hanya saja porsi makannya diatur sesuai prinsip gizi seimbang,” kata Rahadyana mengutip laman UGM.

Pilih protein rendah lemak misalnya, ikan, daging putih, telur, dan susu rendah lemak. 

Selain itu, variasikan pemenuhan kebutuhan karbohidrat. Misalnya tidak hanya dengan nasi putih saja, tetapi divariasikan dengan bahan pangan lain seperti singkong, ubi, atau beras merah yang mengandung serat. Tak lupa perbanyak konsumsi sayur dan buah.

 

Camilan Sehat untuk Diet Itu yang Rendah Kalori

Berikutnya pilih camilan sehat untuk diet yakni dengan kandungan rendah kalori. Adapun pilihan camilan rendah kalori yang bisa dikonsumsi saat diet seperti buah buahan yang bisa diolah dalam bentuk jus ataupun buah potong.

Lalu, bagi yang sedang menurunkan berat badan penting membatasi konsumsi makanan tinggi gula, garam, minyak, dan lemak agar berat badan tidak melonjak.

Kemenkes merekomendasikan batas asupan porsi gula sebanyak 4 sendok makan per hari, garam 1 sendok teh per hari,dan lemak 5 sendok makan per hari.

 

Atur Makan dan Olahraga Rutin Bersamaan

Selain mengatur asupan makan, diet yang sehat itu juga perlu dibarengi dengan berolahraga untuk menurunkan lemak.

“Diet juga perlu dibarengi dengan aktivitas fisik/olahraga karena akan lebih cepat untuk menurunkan persentase lemak tubuh. Olahraga yang direkomendasikan adalah 150 menit dalam 1 minggu,” terangnya.

Olahraga yang dapat dilakukan antara lain aerobik seperti jogging atau bersepeda. Lalu dikombinasikan dengan latihan kekuatan seperti sit up, push up, ataupun plank.

“Kunci diet sebenarnya dengan berusaha menargetkan perubahan pola hidup termasuk pola makan dan olahraga. Hal ini memang membutuhan waktu tidak bisa dilakukan secara instan dan harapannya ini bisa dipraktikan terus meski berat badan sudah turun,” paparnya.