Tak Melulu Hama, Serangga Pegang Peran Mendasar untuk Kehidupan Manusia

Serangga memegang peran kunci dalam hampir semua proses ekologi.

Diterbitkan 12 Mei 2025, 15:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Serangga yang selama ini dianggap hama nyatanya memegang peran mendasar dalam keberlangsungan ekosistem dan kehidupan manusia.

“Kalau dengar kata serangga, yang terlintas di benak orang biasanya semut, kecoa, atau nyamuk. Padahal serangga memegang peran kunci dalam hampir semua proses ekologi,” kata pakar entomologi IPB University, Profesor Damayanti Buchori, mengutip laman IPB, Senin (12/5/2025).

Damayanti mengatakan, serangga hadir di hampir seluruh tingkat trofik dalam rantai makanan, kecuali autotrof (organisme yang mampu menghasilkan makanan/energi sendiri).

“Serangga bisa menjadi herbivora, karnivora, hingga dekomposer. Bahkan, tanpa mereka, proses daur ulang nutrisi di alam akan sangat lambat,” katanya.

Salah satu peran serangga yang paling mendasar menurut Prof Damayanti adalah penyerbukan. Sebanyak 75 sampai 80 persen tanaman berbunga (Angiospermae) bergantung pada penyerbukan oleh hewan dan mayoritas di antaranya adalah serangga.

“Bayangkan kalau tidak ada lebah atau kupu-kupu; kopi, teh, coklat, dan berbagai buah-buahan serta sayuran tak akan bisa dinikmati seperti sekarang,” jelasnya.

Sebagai Guru Besar Fakultas Pertanian IPB University, Prof Damayanti juga mengulas peran serangga sebagai musuh alami hama tanaman.

“Predator seperti tomcat itu memakan hama wereng, termasuk wereng batang cokelat. Kalau populasinya seimbang, kita tak butuh pestisida,” tuturnya.

 

Peran Serangga sebagai Dekomposer 

Peran penting lain dari serangga adalah sebagai dekomposer. Kumbang kotoran, lalat bangkai, bahkan rayap, misalnya, mempunyai peran penting karena dapat menguraikan feses, bangkai, dan pohon-pohon yang tumbang di hutan, dan mengembalikan unsur-unsur hara kedalam tanah.

“Bahkan dalam dunia forensik, serangga digunakan untuk menentukan waktu kematian melalui urutan datangnya lalat dan kumbang pada bangkai,” ungkap Damayanti.

 

Peran Serangga dalam Siklus Hidup Pohon

Dia  juga menyebutkan peranan serangga dalam siklus hidup pohon beringin atau dikenal sebagai bagian dari genus Ficus.

“Keberadaan Ficus sangat tergantung pada penyerbuknya, yaitu tabuhan kecil dari famili Agaonidae. Ada proses koevolusi yang telah terjadi ribuan tahun antara Ficus dan Agaonidae. Jika spesies tumbuhan itu punah, maka spesies Ficus yang bergantung padanya juga akan punah,” katanya.

Mengingat berbagai peran serangga bagi kehidupan manusia, Damayanti mengajak masyarakat untuk tidak hanya fokus pada sisi negatif serangga.

“Jangan merendahkan hewan-hewan kecil. Serangga itu kecil tapi dampaknya luar biasa,” pungkasnya.