Menurut Pakar IPB, Ini 4 Kunci Kopi yang Enak dan Beraroma Kuat

Temukan 4 kunci menyeduh kopi yang enak dan beraroma kuat menurut Pakar IPB, mulai dari rasio air hingga suhu dan durasi penyeduhan.

Diperbarui 10 Mei 2025, 16:42 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Menikmati secangkir kopi yang nikmat ternyata tidak cukup hanya mengandalkan jenis biji kopi. 

Menurut peneliti dari IPB University sekaligus Pakar Genetika Ekologi, Prof Ronny Rachman Noor, ada empat faktor utama yang menentukan cita rasa dan aroma kopi.

1. Rasio Air dan Kopi Harus Tepat

Faktor pertama yang paling dasar dalam menyeduh kopi adalah rasio antara air dan bubuk kopi. Perbandingan yang tidak pas akan merusak kenikmatan kopi.

"Tanpa perbandingan yang pas, kita tidak akan menghasilkan kopi yang nikmat," kata Prof Ronny.

2. Jenis dan Suhu Air Berpengaruh Besar

Air yang digunakan untuk menyeduh kopi juga punya peran penting. Prof Ronny menyarankan untuk menggunakan air yang layak minum dan memiliki rasa netral.

"Prinsip umum yang dapat kita terapkan adalah jika air itu terasa enak untuk diminum maka dapat digunakan untuk menyeduh kopi," katanya. 

Selain jenis air, suhu air juga tak kalah penting. Suhu ideal untuk menyeduh kopi adalah antara 91-96 derajat Celsius. Menggunakan air mendidih (100°C) justru bisa menurunkan kualitas kopi. 

"Menggunakan air mendidih akan menurunkan kualitas aroma dan kandungan kopi lainnya," ujarnya.

Sebaliknya, suhu yang terlalu rendah juga tak direkomendasikan karena tidak mampu mengekstrak kandungan kopi secara maksimal. 

Tips praktisnya, diamkan air beberapa detik setelah mendidih sebelum digunakan untuk menyeduh kopi.

3. Ukuran Gilingan Bubuk Kopi

Ukuran kehalusan bubuk kopi juga berpengaruh terhadap rasa kopi. Makin halus bubuk kopi, makin luas permukaan yang terekspose dengan air panas. Tapi, terlalu halus juga tidak baik.

"Butiran kopi yang terlalu halus akan terekspos lebih lama dan mengekstraksi komponen yang tidak diinginkan, sehingga rasa kopi jadi lebih pahit," kata Prof Ronny.

4. Durasi Penyeduhan

Durasi atau lama waktu menyeduh kopi juga memengaruhi rasa akhir. Terlalu cepat, aroma kopi belum keluar maksimal. Terlalu lama, komponen pahit justru terangkat.

"Sebagai contoh, komponen alkaloid merupakan yang paling lambat terekstraksi. Jika komponen ini ikut terekstraksi, kopi akan terasa lebih pahit," ujar Prof Ronny.

Dengan memperhatikan empat faktor ini --- rasio air dan kopi, jenis dan suhu air, ukuran gilingan bubuk kopi, serta durasi penyeduhan --- secangkir kopi yang enak dan beraroma kuat bukan lagi sekadar keberuntungan, tapi hasil dari teknik yang tepat dan terukur.

Â