Sukses

Varises Bisa Sebabkan Kematian, Dokter Ungkap Alasannya

Liputan6.com, Jakarta - Varises adalah pembengkakan dan pelebaran pembuluh darah vena yang umumnya terjadi pada bagian kaki akibat penumpukan darah.

Tidak hanya mengganggu penampilan karena urat-urat yang terlihat menonjol, varises juga dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan.

Rasa kram dan nyeri yang dirasakan oleh penderita varises dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Jika dibiarkan, ini tidak akan berdampak baik dan malah mengakibatkan kondisi yang lebih serius.

"Kalau enggak ditangani, varises ini bisa menyebabkan rasa sakit bahkan peradangan pada pembuluh darah," ucap dokter spesialis bedah subspesialis bedah vaskular konsultan Rumah Sakit Pondok Indah dr. Febiansyah Kartadinata Rachim, Sp. B, Subsp. BVE (K) pada Senin (21/11/2022).

"Jadi semakin rusak pembuluh darahnya tersebut, efeknya bengkaknya makin menjadi bengkak, makin menjadi hitam, makin menjadi borokan juga yang untuk kesembuhannya makin enggak bisa sembuh juga," katanya.

Bukan hanya itu, varises juga dapat menyebabkan berbagai komplikasi. Komplikasi yang ditimbulkan juga tidak main-main risikonya sebab dapat menyebabkan kefatalan.

Bian menjelaskan, karena pembuluh darah rusak ditambah adanya penggumpalan di dinding pembuluh darah, jika gumpalan itu lepas dari dinding dan masuk ke vena dalam, maka dapat menyebabkan deep vein thrombosis.

Jika gumpalan yang lepas itu masuk ke paru, maka dapat menyebabkan emboli paru. Ini dapat menyebabkan kematian. Jika gumpalan lepas dan masuk ke jantung, itu disebut serangan jantung. Sementara jika gumpalan lepas ke otak, maka dapat menyebabkan stroke.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Pencegahan Varises

Tentunya Anda tidak ingin terkena varises apalagi hingga harus melakukan operasi untuk sembuh dan terhindar dari berbagai komplikasi mengerikan di atas.

Untuk itu, penting untuk melakukan upaya pencegahan agar tidak terkena varises. Beberapa cara yang dapat dilakukan yaitu:

1. Jaga berat badan ideal

Obesitas dapat menyebabkan varises karena tubuh harus menopang beban tubuh yang berat setiap saat. "Fungsi kakinya berat jadi balik lagi, alirannya, sirkulasinya dipacu terus terhadap beban berat," tutur Bian.

Oleh karena itu, jaga pola makan dan pastikan Anda mengonsumsi kalori secukupnya.

2. Hindari menyilangkan kaki ketika duduk

Sebenarnya, menyilangkan kaki ketika duduk tidak menyebabkan varises. Masalahnya, terkadang orang terlalu lama mempertahankan posisi ini. Saat menyilangkan kaki, Anda memberi tekanan pada pembuluh darah yang rusak.

Ini menyebabkan darah yang sedang diangkut ke bagian lain tubuh melambat secara signifikan. Oleh karena itu, ubah posisi duduk Anda setiap beberapa saat agar aliran darah tetap lancar. Anda juga bisa berdiri sejenak untuk meregangkan dan melemaskan otot kaki.

3 dari 4 halaman

3. Lakukan peregangan kaki secara rutin

 Lakukan peregangan kaki sederhana untuk melemaskan otot kaki. Anda juga dapat melakukan elevasi kaki dengan cara mengangkat kaki hingga posisinya berada di atas jantung Anda. Ini berguna untuk melancarkan sirkulasi darah ke jantung.

"Jadi kalau tiduran lurus mungkin dijaga pakai satu atau dua bantal juga sudah cukup, ya. Yang penting aliran yang sampai ke jantung jadi bagus," kata Bian.

4. Jika harus berdiri lama, pindahkan beban dari satu kaki ke kaki lainnya setiap beberapa menit

Saat berdiri, kaki menopang berat tubuh Anda, memindahkan beban tubuh dari satu kaki ke kaki lainnya secara berkala dapat membantu menjaga aliran darah tetap lancar.

5. Hindari penggunaan celana ketat

Celana ketat seperti skinny jeans membatasi sirkulasi darah yang memengaruhi pembuluh darah di kaki. Ketika pakaian ketat menekan area perut Anda, darah Anda tidak dapat mengalir dengan baik ke kaki Anda.

Memakai celana ketat juga bisa menyebabkan mati rasa, nyeri, dan kesemutan di bagian paha luar Anda. Kondisi ini disebut meralgia paresthetica.

4 dari 4 halaman

6. Rutin berolahraga, terutama penguatan otot kaki

Rutin berolahraga membuat kaki aktif sehingga sirkulasi darah lancar. Berjalan, bersepeda dan lunges merupakan contoh olahraga yang dapat menguatkan otot kaki. Jika Anda suka olahraga air, berenang juga dapat membantu.

7. Bijak menggunakan high heels

Menggunakan high heels dapat membuat betis kencang. Meskipun kondisi katup pembuluh darah Anda bagus dan tidak rusak, jika terus-terusan memakai high heels juga dapat menyebabkan varises.

"Kalau dipaksa pakai high heels terus, tension-nya tinggi terus si otot betisnya kencang, sirkulasinya kencang, katupnya akan bekerja lebih keras. Jadi bisa rusak juga nanti at the end, pada akhirnya," tutur Bian.

Itulah mengapa penting untuk mengistirahatkan kaki ketika memakai sepatu hak tinggi. Anda bisa menggoyang-goyangkan atau memutar-mutar pergelangan kaki guna melemaskannya.

Atau mungkin menyembunyikan kaki di balik meja atau pergi ke toilet untuk melepas high heels sejenak. Ini merupakan fase relaksasi yang penting dilakukan agar otot betis tidak tegang, ujar Bian.

 

(Adelina Wahyu Martanti)

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS