Sukses

7 Orang Ini Sifatnya Berubah Total Setelah Menerima Donor Organ

Percaya atau tidak, banyak penerima transplantasi yang mengaku merasakan warisan dari sifat pendonornya. Secara ilmiah memang belum terdengar alasan itu bisa terjadi.

Namun suka atau tidak, penerima transplantasi harus menerimanya agar nyawanya terselamatkan.

Dr Gary Schwarz di AS, mengutip sejumlah kasus di Inggris, termasuk seorang wanita yang takut ketinggian hingga akhirnya menerima donor paru-paru dari pendaki gunung, seperti dilansir TheSun, Rabu (9/1/2013)

Di Inggris, sekitar 4.000 transplantasi organ dilakukan setiap tahunnya untuk menyelamatkan 1.100 jiwa.

Berikut 8 pasien transplantasi untuk melihat jika operasi itu bisa mengubah kehidupan dan kepribadian penerima donor.

1. Isabelle Dinoire (45 Tahun), berubah jadi tumbuh rambut di dagu setelah transplantasi wajah

Tujuh tahun lalu, Isabelle Dinoire menjadi orang pertama di dunia yang memiliki transplantasi wajah parsial. Ibu dua anak berusia 45 tahun itu mengatakan, operasi itu membuatnya bisa merasakan si pendonor hadir saat melihat dirinya di depan cermin.

"Saya orang yang sama, hanya wajah yang berbeda," jelas Isabelle.

"Ketika saya melihat ke cermin, saya melihat perpaduan kami berdua. Donor itu selalu ada bersama saya," ujarnya.

Namun, wanita dari dari Valenciennes di utara Prancis mengaku kesulitan menemukan dirinya seperti sebelum mengalami kecelakaan. Isabelle harus dioperasi setelah dimutilasi oleh anjing peliharaannya Labrador.

Anjing itu menganiayanya karena mencoba membangunkannya saat tidur di bawah pengaruh obat tidur dosis tinggi.

Meskipun Isabelle menegaskan bahwa kepribadiannya tidak berubah sejak transplantasi, namun ada yang berbeda dalam penampilannya.

Isabelle telah melihat beberapa perubahan 'warisan' fisik dari pendonornya, termasuk rambut baru yang tumbuh dari dagunya.

"Saya tidak pernah memilikinya. Kamu tahu apa yang jadi milikmu tapi ada saat yang sama, 'dia' hadir di sana. Saya membuatnya hidup tapi rambut ini adalah miliknya".

2. Simon Cooper (29), Berubah jadi gampang menyumpah serapah padahal dulunya sopan

Drummer profesional, Simon Cooper tawar menawar untuk mendapatkan transplantasi hatinya. Pria yang sangat sopan dari Enfield, Middlesex, menjadi berubah total.

"Saya sebelumnya tidak pernah menyumpahi," ujar Cooper.

"Saya memiliki cystic fibrosis jadi saya selalu tahu ketika saatnya akan tiba saya membutuhkan hati yang baru".

"Ketika saya berumur 16 tahun, saya merasa ditempatkan pada daftar tunggu transplantasi".

"Setelah dua bulan, saya mendapat telepon dari Rumah Sakit Addenbrooke di Cambridge, memberitahu saya untuk mengemas tas saya karena mereka telah menerima sebuah yang cocok".

"Itu seorang gadis berusia 18 tahun tapi saya tidak pernah berpikir tentangnya. Saya hanya bersyukur memiliki hati yang baru".

"Saya tahu ada kemungkinan tubuh saya menolaknya tapi saya punya harapan tinggi kalau itu akan baik-baik saja. Meskipun saya tidak nyaman setelah operasi 9 jam. Saya merasa lebih atau kurang normal, setidaknya ketika saya mengeluarkan daftar panjang sumpah serapah untuk menggambarkan rasa sakit saya".

"Sebelumnya saya tidak pernah menyumpah. Ibuku Angela menekankan pentingnya sopan santun kepada saya, jadi dia kaget. Begitu juga saya. Dia menganggap itu akibat obat penghilang rasa sakit. Namun beberapa minggu kemudian, saya masih bersumpah dengan kata-kata yang lain".

"Ibu bilang, dia membaca bahwa transplantasi organ bisa mengubah kepribadian Anda. Saya pikir itu terjadi padaku. Dan 13 tahun kemudian, saya masih tidak bisa mengendalikan lidahku. Untungnya, hal itu tidak mempengaruhi pekerjaan saya atau kehidupan cinta saya. Tapi itu tidak membuat saya ertanya-tanya tentang gadis yang menyelamatkan hidup saya".

3. Henry Kimbel (26 Tahun), berubah jadi suka minum-minum beer, padahal dulu tidak suka

Sebelum ia mendapat ginjal baru, Henry Kimbell membenci yang pahit. Tapi sekarang minuman pilihan pria berusia 26 tahun dari Battersea, London, seleranya jadi berubah.

"Saya pertama kali menyadari ada sesuatu yang salah dengan ginjal saya ketika saya berumur 15 tahun. Saya melihat darah dalam urine saya. Jadi ibuku Maureen bergegas mengajak saya ke dokter".
 
"Saya selalu menghindari beer".

Dan hasil tes menunjukkan kalau Henry mengalami penyakit Dense Deposit, kondisi ginjal genetik yang langka dan dokter bilang saya perlu ginjal baru".

Pada usia 17 tahun, Henry menderita gagal ginjal dan menunggu untuk ginjal baru. Ayahnya ternyata memiliki ginjal yang cocok sehingga keduanya menjalani operasi tiga jam.

"Rasanya aneh memiliki ginjal ayah saya dalam tubuh saya, tapi saya berharap bisa hidup seperti remaja normal".

Sayangnya, tubuh Henry menolak. Tujuh tahun setelah operasi pertama, Henry harus menjalani transplantasi kedua di Rumah Sakit Guy di London.

"Kali ini, saya tidak tahu siapa donor. Saya tidak memikirkannya. Sampai saya mulai keinginan dengan beer".

"Saya menjauhi dari beer. Saya pikir itu busuk. Jadi saya pikir aneh ketika saya benar-benar menginginkan setengah liter.

"Saya minum sekitar 12 liter setiap minggu dan sekarang saya membelinya sebagai bagian dari toko lokal saya. Saya jarang minum apa pun".

4. Sharron Coghlan (45 Tahun), selera dan hobinya berubah setelah donor ginjal

Ibu tiga anak Sharron Coghlan, dari Luton, menjalani transplantasi ginjal pada tahun lalu. Sejak itu, seleranya dalam makanan, buku, dan film telah berubah secara radikal.

"Saya menemukan saya membutuhkan transplantasi ginjal pada 2010".

"Tidak seperti banyak pasien, saya hanya menunggu enam minggu sebelum panggilan datang. Saya diberi ginjal dari seorang pria 22 tahun yang telah meninggal dalam kecelakaan. Saya merasa diberkati".

"Ketika pulih, saya menyadari saya akan mewarisi beberapa yang disukai pendonor dan tidak disukai. Saya menyukai film wanita dan buku, saya tiba-tiba tidak bisa dengannya. Sebaliknya, saya mulai membaca buku-buku biografi dan sejarah perang. Saya tampak lebih jantan".

"Sebelum operasi saya menyukai seafood. Sekarang pikiran itu membuat saya sakit. Sebaliknya, saya mendambakan roti mustard, cokelat dan keju".

5. Shaun Bird (52 tahun), berubah jadi senang masak setelah transplantasi jantung

Shaun Bird, pria dari York, melakukan transplantasi jantung pada Agustus tahun lalu. Sejak itu ia jadi senang memasak.

"Beberapa bulan yang lalu Anda tidak akan pernah melihat saya di dapur, apalagi memasak makan keluarga".

"Saya membenci memasak". "Selama tiga tahun, saya menjadi orang yang sangat sakit. Saya didiagnosa mengalami small vessel syndrome, sebuah kondisi yang menghambat pembuluh jantung dan menunggu transplantasi jantung.

"Tapi Agustus lalu doa-doa saya terjawab ketika saya mendapat panggilan untuk memberitahu saya bahwa mereka telah menemukan jantung".

"Sejak saat itu hidup saya berbalik. Aku sudah keluar dari rumah sakit dalam dua minggu dan saya menjadi orang yang baru - saya senang, sehat, dan untuk beberapa alasan telah menemukan bakat baru untuk memasak".

"Saya dulu benci memasak. Berkat donor organ, saya tidak hanya sehat tapi aku sudah belajar untuk memasak. Mereka telah memberi saya hidup saya kembali".

6. Bill Wohl (64 tahun), berubah jadi senang olahraga setelah transplantasi jantung

Bill Wohl, pebisnis dari Arizona, Amerika Serikat, mengaku gemuk, stres, dan terlalu banyak bekerja sebelum mendapat serangan jantung yang hampir membunuhnya.

Ia mendapat transplantasi dari stuntman Hollywood.

Setelah menerima transplantasi itu, Bill memenangkan 28 medali emas dari berbagai pertandingan seperti berenang, sepeda, dan lari.

Ia sering mengalahkan atlet yang jauh lebih muda. Ia juga sering menemukan dirinya menangis karena kata-kata di Your Love Is King, penyanyi soul Sade, yang belum pernah didengarnya sebelum operasi.

Bill mengetahui pendonornya adalah Brady Michaels, yang meninggal diusia 36 tahun dalam kecelakaan saat melakukan adegan dari saudara Brady, Chris. Bill menyadari mungkin ia mewarisi kepribadian Brady.

Chris menunjukkan foto-foto Brady dan terlihat Brady pria macho yang menarik dan penggemar Sade.

"Orang-orang berpikir aku sudah menjadi lebih sensitif. Apakah ini bagian yang sangat nyata dari Brady, yang tinggal dalam diriku sekarang?".

7. Sonny Graham ( 69 tahun), bunuh diri setelah dapat donor jantung dari pendonor yang bunuh diri

Pria berusia dari Georgia, Amerika Serikat, itu bunuh diri dengan pistol setelah menerima jantung dari korban bunuh diri yang meninggal dengan cara yang sama.

Sonny bahagia dengan pernikahannya dan kematiannya tanpa ada peringatan apa pun. Dia tidak pernah menunjukkan tanda-tanda aneh karena depresi atau tidak bahagia.

Ia ditemukan di garasi pada April 2008, setelah menembakkan pistol ke lehernya.

Tindakan Sonny ini bisa dikaitkan dengan donor jantung yang diterimanya.

12 Tahun sebelum menerima jantungd ari Terry Cottle,, 33 yang menembak dirinya sendiri dalam keadaan yang identik.

Dan kejadian semakin aneh, janda Sonny, Cheryl (39 tahun) sebelumnya menikah dengan Terry.

Cerita ini mencerminkan film pada 2003, 21 Grams, di mana Sean Penn bermain sebagi pasien jantung yang terobsesi dengan janda yang memberikan jantungnya.

Sonny menemukan identitas donor dan mulai menulis untuk Cheryl. Akhirnya keduanya bertemu dan saling jatuh cinta.

Sonny mengatakan kepada sebuah surat kabar lokal: "Ketika saya pertama kali bertemu Cheryl, saya hanya menatap. Saya merasa seperti telah mengenalnya selama bertahun-tahun. Saya tidak bisa melepaskan mata saya darinya".

Setelah serangan jantung pada tahun 1995, dokter memberinya waktu kurang dari enam bulan untuk hidup ketika ia ditawari hati Terry.(MEL/IGW)
    Loading