Sukses

3 Minuman Sehat tapi Tak Dianjurkan Sebelum Berolahraga

Liputan6.com, Jakarta - Memang penting untuk tetap terhidrasi sepanjang hari, terutama selama melakukan olahraga demi hasil terbaik, dan minuman yang Anda konsumsi sama pentingnya dalam hal ini. Karena memilih minuman dengan bijak juga dapat membantu memastikan tubuh Anda memiliki performa terbaiknya sekaligus membantu mencegah masalah energi dan isu perut.

Makanan dan minuman yang tinggi lemak, serat, atau alkohol dapat menghambat kemampuan menghasilkan energi dan mengganggu latihan Anda. Berikut ini daftar minuman terburuk berdasarkan ahli gizi tersertifikasi yang berfokus pada bidang dietetika olahraga (CSSD), Kristen Arnold MS, RDN, CSSD, jika diminum sebelum berolahraga dan sebaiknya Anda menghindarinya, dilansir dari Livestrong.

1. Smoothie sayuran

Sayuran cenderung mengandung serat yang tinggi, yang membuatnya sangat sehat. Meskipun serat penting untuk mendukung fungsi usus yang sehat dan mencegah penyakit kronis dan sembelit, serat dapat memicu beberapa masalah pencernaan jika Anda mengonsumsinya jelang berolahraga.

"Makanan tinggi serat membutuhkan waktu untuk dicerna dan dapat menyebabkan sembelit, kembung, gas, dan gangguan pencernaan selama olahraga. Adapun sayuran yang dimaksud yakni sayuran silang seperti brokoli, kubis, arugula, kangkung, dan lobak. Anda harus menghindari minum smoothie berbasis sayuran dalam satu hingga dua jam setelah berolahraga untuk mencegah ketidaknyamanan," kata Arnold.

Sekadar info, smoothie berbeda dari jus. Saat sayuran dijus dengan sebagian besr serat dibuang dan hanya menyisakan air, vitamin, mineral dan gula maka itu bisa Anda minum sebagai tambahan energi sebelum berolahraga tanpa risiko gangguan pencernaan akibat serat. Minumlah ini satu hingga dua jam sebelum latihan Anda untuk meningkatkan energi dan nikmati smoothie berbasis sayuran untuk makanan pasca latihan.

2. Susu murni dan minuman tinggi lemak

Bagi Anda penikmat susu dan latte, mungkin harus menahan meminumnya hingga satu atau dua jam setelah berolahraga, sebagaimana saran dari Academy of Nutrition and Dietetics. Karena keduanya mengandung lemak tinggi yang dapat menyebabkan gangguan pencernaan selama berolahraga jika diminum sebelum berolahraga.

Menurut USDA, segelas susu seberat 8 ons (sekitar 237 ml) mengandung 8 gram lemak, sedangkan susu skim mengandung 0 gram lemak. Ganti seluruh susu dengan susu skim atau alternatif non-susu seperti susu almond, yang memiliki kandungan lemak lebih rendah, untuk menghindari gejala tidak nyaman.

2 dari 4 halaman

3. Kefir

Kefir adalah minuman yoghurt kental yang cocok diminum setelah berolahraga, tetapi bukan pilihan yang tepat jika meminumnya sebelum berolahraga. Minuman tersebut dibuat dengan cara memfermentasi susu dengan biji kefir yang mengandung ragi, polisakarida dan bakteri asam laktat. Minuman kuat ini mengandung protein, probiotik, dan lemak berkualitas tinggi, yang semuanya mendukung pemulihan dan kesehatan pasca-olahraga.

Seperti halnya susu, kandungan lemak kefir dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan asam lambung saat berolahraga jika Anda meminumnya terlalu dekat sebelum berolahraga. Menurut USDA, secangkir kefir susu mengandung 8 gram lemak. Hindari kefir sebelum berolahraga atau pertimbangkan untuk beralih ke kefir rendah lemak.

 

Pilihan Minuman Terbaik Sebelum Berolahraga

Minuman berikut dapat membantu Anda tetap terhidrasi dan siap untuk berolahraga tanpa risiko gangguan pencernaan, sembelit, kembung, atau gas.

- air

- air dengan perasan lemon

- teh

- kopi hitam

- sari buah 100 persen

- minuman olahraga

Collegiate and Professional Sports Dietitians Association merekomendasikan untuk minum 16 hingga 20 ons air (sekitar 473-591 ml) minimal empat jam sebelum berolahraga. Menjelang olahraga, sekitar 15 menit sebelumnya, Anda pasti ingin minum 8-12 ons (sekitar 237-355 ml) air atau minuman penghidrasi lainnya.

Untuk memastikan Anda memenuhi rekomendasi ini, sebaiknya simpan botol air di dekat Anda. Mendapatkan cukup cairan sangat penting untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dan mengatur suhu inti tubuh Anda selama latihan. Jika Anda tidak mendapatkan cukup cairan, Anda berisiko kelelahan dini dan kepanasan selama latihan.

3 dari 4 halaman

Infografis Olahraga Benteng Kedua Cegah Covid-19

4 dari 4 halaman

Simak Video Berikut Ini: