Sukses

Konsumsi Brokoli Kurangi Risiko Serangan Jantung

Liputan6.com, Jakarta Ingin mengurangi risiko serangan jantung? Salah satu caranya perbanyak makan sayuran cruciferous seperti brokoli dan kubis.

Penelitian menemukan tingginya asupan brokoli dan kubis akan membuat seseorang berisiko rendah terkena penyakit kardiovaskular klinis, seperti serangan jantung atau stroke.

"Tetapi kami tidak yakin mengapa," kata penulis studi Lauren Blekkenhorst, dari University of Western Australia, seperti dilansir Times Now News.

Seperti kita ketahui, penyakit pembuluh darah merupakan suatu kondisi yang mempengaruhi pembuluh darah kita (arteri dan vena) dan dapat mengurangi aliran darah yang beredar ke seluruh tubuh. Penurunan aliran darah ini bisa disebabkan penumpukan lemak, timbunan kalsium di dinding bagian dalam pembuluh darah kita, seperti aorta.

Penumpukan lemak, timbunan kalsium ini yang menjadi penyebab utama serangan jantung atau stroke.

 

2 dari 3 halaman

Sayuran Cruciferous Bermanfaat bagi Pembuluh Darah

Untuk penelitian yang dipublikasikan di British Journal of Nutrition, tim peneliti menggunakan data dari kohort 684 wanita Australia Barat yang lebih tua. Beberapa wanita diminta mengonsumsi lebih dari 45g sayuran cruciferous setiap hari. Hasilnya, wanita yang mengonsumsi sayuran tersebut 46 persen lebih kecil kemungkinannya mengalami penumpukan kalsium di aorta, dibandingkan yang sedikit mengonsumsi atau tanpa sayuran cruciferous setiap hari.

"Kami sekarang telah menemukan bahwa wanita yang lebih tua yang banyak mengonsumsi sayuran cruciferous setiap harinya memiliki kemungkinan lebih rendah mengalami kalsifikasi ekstensif pada aorta mereka," katanya.

Blekkenhorst mengatakan memang salam sayuran ini berlimpah vitamin K yang mungkin bisa menghambat proses pengapuran yang terjadi di pembuluh darah. Namun, ini bukan berarti brokoli dan kubis menjadi satu-satunya sayuran yang kita makan.

"Kita harus makan berbagai macam sayuran setiap harinya untuk kesehatan dan kesejahteraan yang baik secara keseluruhan," tulis penulis studi tersebut.

3 dari 3 halaman

Saksikan juga Video Menarik Berikut Ini