Punya 8 Manfaat, Para Wanita Yakin Enggak Mau Latihan Kekuatan Otot?

Latihan membangun atau menguatkan otot punya segudang manfaat untuk wanita

Diterbitkan 22 Agustus 2020, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Otot punya segudang keuntungan untuk wanita. Terlebih bagi kaum Hawa yang sedang berencana menurunkan berat badan.

Dengan fokus membangun massa otot, akan memudahkan tubuh membakar lebih banyak lemak. Oleh sebab itu, jangan lupa memasukkan latihan kekuatan otot ke dalam menu aktivitas fisik sehari-hari.

Apabila ketika mendengar kata otot bikin wanita menjadi takut, karena stigma yang mengatakan akan bertubuh kekar seperti pria, ingat yang disampaikan Pelatih Kebugaran dari Asosiasi Pelatih Kebugaran Indonesia (APKI), Teuku Aufra Maretto, berikut ini.

"Faktanya, kadar hormon testosteron (hormon yang berperan dalam membangun otot) pada wanita enggak banyak. Bahkan, produksinya cuma sekitar lima sampai tujuh persen dari pria. Lain cerita kalau menggunakan steroids atau Performance Enchancing Drug lainnya," tulis Aufra dalam sebuah unggahan di akun Instagram pribadinya, @marettaaufra, kira-kira satu minggu yang lalu.

 
 
 
View this post on Instagram

Ada lagi ngga miskonsepsi yang sering kamu denger? Share di bawah yaaa! Jadi bisa kita bahas bareng-bareng 😄👌 . Oh, jangan lupa juga untuk follow @strongsisters.id, komunitas wanita-wanita kuat di bawah asuhan @apki_indonesia Banyak banget info-info menarik tentang latihan dan women empowerment di sana. You don't wanna miss it! . #InvertedMonkey

A post shared by Teuku Aufra Maretto (@marettoaufra) on

Jadi, lanjut Aufra, wanita tidak perlu takut badannya akan sebesar pria jika rutin melakukan latihan membangun atau menguatkan otot.

Menurut Aufra, dengan adanya peningkatan massa otot, apalagi jika kadar lemak di dalam tubuh tidak terlalu banyak, badan justru akan terlihat kencang.

"Atau dalam bahasa jualannya lean atau toned," lanjut Aufra.

Dan, perlu digarisbawahi juga bahwa pria saja butuh usaha ekstra untuk mendapatkan tubuh berotot dan kekar.

 

Simak Video Berikut Ini:

Manfaat Latihan Kekuatan Otot untuk Wanita

Kepada Health Liputan6.com melalui sambungan telepon pada Kamis, 20 Agustus 2020, dokter spesialis kedokteran olahraga, Sophia Hage, mengatakan ada delapan manfaat yang akan didapat seorang wanita yang rutin latihan kekuatan otot.

  1. Mengurangi terjadinya cedera dan mencegah nyeri sendi atau otot,
  2. Meningkatkan keseimbangan dan mengurangi risiko jatuh,
  3. Meningkatkan kepadatan tulang dan mencegah tulang keropos atau osteoporosis, terutama di wanita,
  4. Menyeimbangkan kadar gula darah sehingga dapat mencegah diabetes atau pada yang sudah memiliki penyakit diabetes atau kencing manis bisa lebih mudah mengontrol gula darah sehingga tidak tinggi,
  5. Memperbaiki postur,
  6. Mendukung kesehatan mental, membantu menurunkan risiko terkena depresi,
  7. Memperbaiki kualitas tidur,
  8. Mempertahankan kesehatan dan kebugaran otot jantung

 

Jenis Latihan untuk Menguatkan Otot pada Wanita

Aufra, melalui unggahannya yang lain, menjelaskan bahwa latihan menguatkan otot atau membangun massa otot tidak selalu harus pakai barbell atau menggunakan beban yang berat.

Sebab, pada dasarnya, latihan yang dikenal dengan Strength Training adalah bentuk aktivitas fisik yang bertujuan untuk meningkatkan kekuatan dan ketahanan otot.

"Disebut juga resistance training (latihan beban) karena latihan dalam latihan ini, otot akan dilatih dengan cara bekerja melawan beban, baik internal maupun eksternal," tulisnya.

 

 
 
 
View this post on Instagram

"Latihan Beban? Takut ah Fra, ngga ngerti juga harus ngapain." Ngerasa kaya gitu? Atau ada temenmu yang tiap diajakin latihan beban, masih ragu? Coba deh geser-geser gambar di atas. Si pentol aja ngangkat dumbbell, masa kamu ngga?🤭 . Feel free to leave a comment di bawah yaaa. Semoga bermanfaat 😄👌 . #InvertedMonkey

A post shared by Teuku Aufra Maretto (@marettoaufra) on

Beberapa jenis latihan menggunakan beban sendiri yang dapat dilakukan untuk menguatkan otot di tubuh adalah calisthenics, suspension training, bahkan Aufra mengatakan latihannya bisa menggunakan benda-benda yang mudah ditemukan di kehidupan sehari-hari.

"Seperti botol minuman, tas yang diisi beban, dan masih banyak lagi," lanjutnya.

Â