Liputan6.com, Jakarta Tim Pakar Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Dewi Nur Aisyah mengungkapkan, ada 19 provinsi dengan angka kesembuhan COVID-19 di atas rata-rata dunia. Persentase tersebut dihimpun dari data Satgas Nasional per 9 Agustus 2020.
"Kalau kita melihat angka kesembuhan di Indonesia, ada 19 provinsi (yang mencakup 200 kabupaten/kota) dengan persentase kesembuhan 76 sampai 100 persen," ungkap Dewi dalam dialog di Media Center COVID-19, Graha BNPB, Jakarta, Rabu (12/8/2020).
"Ini di atas rata-rata dunia. Rata-rata dunia untuk angka kesembuhan COVID-19 itu 64,67 persen."
Advertisement
Walaupun begitu, masih ada 15 provinsi (mencakup 166 kabupaten/kota) dengan angka kesembuhan di bawah rata-rata dunia, yakni antara 51 sampai 75 persen.
"Ini yang harus dikejar angka kesembuhannya. Minimal sama dengan rata-rata dunia atau maksimal bisa mencapai angka kesembuhan COVID-19 100 persen," lanjut Dewi.
Simak Video Menarik Berikut Ini:
Persentase Angka Kesembuhan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3165546/original/059113400_1593432978-29_Juni_2020-3_ok.jpg)
Data Satgas COVID-19 juga menunjukkan, ada 71 kabupaten/kota (13,81 persen) dengan angka kesembuhan 26 sampai 51 persen.
"Kita juga masih punya yang angka kesembuhan masih perlu ditingkatkan, angkanya nol sampai 25 persen di 25 kabupaten/kota (8,17 persen). Penyebabnya, karena baru saja ada kasus dan pasien-pasiennya belum sembuh sakitnya," tambah Dewi.
"Intinya, dari data yang kita lihat, ada kabupaten/kota yang angka kesembuhan masih kecil. Karena itu tadi, daerahnya baru terdampak COVID-19 atau baru mulai muncul ada kasus baru. Misalnya juga, bertambah 10 kasus baru, lalu yang sembuh baru satu orang."
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5371798/original/091008600_1759721976-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__84_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4147880/original/044633900_1662436165-WhatsApp_Image_2022-09-06_at_10.36.26_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329639/original/025640700_1787286446-purbaya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340558/original/047338600_1788510282-cek_fakta_-_BNI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3207959/original/090303400_1597307142-WhatsApp_Image_2020-08-12_at_20.24.09.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3457027/original/073442900_1621150601-20210516-COVID-19-Taiwan-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4958108/original/084997400_1727840128-20241002-Topan_Kraton-AFP_5.jpg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Buku dari Warga untuk Warga di HUT Jakarta](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/EyKU3eLgkKpcPpD5ZVoZieqU4Qo=/200x113/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8583700/original/080762500_1782546052-Prof_Tjandra_Yoga.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8303352/original/055143700_1782168148-Sidang_kasus_korupsi_wastafel_Covid-19.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3910505/original/020707300_1642741792-20220121-FOTO---BERBAGI-SAYURAN-HERMAN-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5579807/original/001907400_1778075970-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5421566/original/097314800_1763950193-WhatsApp_Image_2025-11-24_at_09.07.44.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3334658/original/040696600_1609125218-martin-sanchez-Tzoe6VCvQYg-unsplash.jpg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: 75 Mutasi Varian Baru COVID-19 Cicada](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/reSd7PVafZjUwHScr4SWjBnOLrk=/200x113/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5542694/original/067258800_1774950743-WhatsApp_Image_2026-03-31_at_3.38.47_PM.jpeg)