Sukses

5 Dampak Buruk Bila Kesehatan Mental Anak Alami Masalah

Liputan6.com, Jakarta Kesehatan mental pada anak harus diperlakukan sama dengan menjaga kesehatan fisiknya. Jika tidak, masalah pada kejiwaan di masa anak-anak akan menimbulkan dampak yang lebih besar dalam hidupnya bahkan hingga dewasa.

Dalam sebuah seminar daring beberapa waktu lalu, psikolog anak Annelia Sari Sani mengungkapkan bahwa ada beberapa permasalahan yang bisa timbul apabila seorang anak mengalami masalah kesehatan mental.

1. Prognosis yang Buruk

Annelia mengatakan bahwa apabila seseorang mengalami masalah kesehatan mental di masa kanak-kanak, maka dia akan mengalami prognosis yang buruk.

"Jadi kalau tidak teratasi pada masa anak dan dia berlanjut sampai pada dewasa, maka kemungkinan dia untuk perbaikan atau kesembuhan itu lebih kecil dibandingkan kalau terjadinya di masa dewasa," ujarnya, ditulis Senin (3/8/2020).

2 dari 4 halaman

Stigma dan Sulitnya Akses Pendidikan

2. Stigma Buruk

Masalah kesehatan mental pada anak juga rentan menimbulkan stigma buruk pada mereka.

Beberapa stigma buruk yang seringkali muncul seperti: "Waktu anak-anak saja sudah mengalami masalah kesehatan mental?" atau "Mau jadi apa masa depannya?"

3. Hambatan Akses Pendidikan

Anak yang mengalami masalah kesehatan mental juga kemungkinan memiliki hambatan dalam akses layanan kesehatan serta pendidikan.

"Tidak banyak sekolah yang mau menerima anak-anak yang sudah mendapatkan diagnosis atau label mengalami gangguan kesehatan mental," kata Annelia.

3 dari 4 halaman

Risiko Gangguan Lain yang Lebih Berat

4. Gangguan yang Lebih Serius

Annelia mengungkapkan, anak yang mengalami gangguan kesehatan mental rentan terhadap gangguan perilaku atau psikologis yang lebih serius dan berat.

"Jadi perkembangan perjalanan gangguannya, semakin lama akan semakin berat, semakin dewasa akan semakin berat, bila tidak segera diatasi di masa kanak-kanak."

5. Sulit Mencapai Kualitas Hidup Baik

"Anak dengan masalah kesehatan mental juga biasanya mengalami keterlambatan perkembangan, pencapaian hasil belajarnya tidak baik, dan yang paling menyedihkan adalah dia sulit mencapai kualitas hidup yang baik dan produktif terutama di masa dewasa muda dan dewasa selanjutnya."

4 dari 4 halaman

Saksikan Juga Video Menarik Berikut Ini