Sukses

7 Kunci Jaga Energi dan Stamina Saat Beraktivitas di Era New Normal

Liputan6.com, Jakarta Era New Normal atau tatanan hidup baru di tengah pandemi Covid-19 telah dimulai. Masa transisi sudah kita lalui, dan kini sudah benar-benar mulai beraktivitas normal. Selama new normal ini, penerapan protokol kesehatan mutlak menjadi hal yang harus dilaksanakan. Meskipun praktiknya dapat menghambat aktivitas, memakan waktu dan menyedot energi kita, protokol kesehatan menjadi hal utama yang harus dipenuhi.

New normal dengan protokol kesehatan Covid-19 menyebabkan pembatasan jumlah penumpang transportasi massal membuat antrian lebih lama dan memanjang, begitu juga ketika memasuki gedung perkantoran atau pusat perbelanjaan. Penggunaan masker yang lebih intensif pun sedikit atau banyak berpengaruh pada energi karena oksigen yang didapat tidak seperti biasanya. Dan keterbatasan lainnya, karena protokol kesehatan memang menuntut untuk jaga jarak dan membatasi keadaan-keadaan tertentu.

Mengingat begitu banyak proses yang kita hadapi selama era New Normal ini, maka penting sekali untuk menjaga energi dan stamina selama beraktivitas.

1. Awali dengan Sarapan Pagi Sehat

Sarapan pagi memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh kita. Salah satunya yang langsung dirasakan adalah sebagai sumber energi. Tanpa Anda sadari, selama tidur malam hari sel-sel tubuh tetap bekerja sehingga membuat kadar gula dalam darah, glikogen dan insulin berkurang. Itu sebabnya tubuh terasa lemas saat terbangun. Oleh karena itu, tubuh harus segera mendapatkan asupan makanan yang bernutrisi agar bisa membentuk energi untuk memulai aktivitas.

Orang-orang yang secara teratur sarapan sehat setiap pagi, selain bisa mendapatkan asupan vitamin dan mineral, juga cenderung dapat mengontrol berat badan, melindungi tubuh dari penyakit, meningkatkan mood, dan lebih fokus.

 2. Gunakan Masker yang Tepat

Selama pandemi Covid-19 masih berlangsung, kita dianjurkan untuk mengenakan masker. Jenis masker sangat banyak, tak hanya untuk menangkal polusi tapi juga menekan penyebaran virus. Secara umum ada 3 jenis masker yang dapat digunakan masyarakat sebagai alat pelindung diri. Masker kain, masker bedah, dan masker N95.

Untuk aktivitas sehari-hari, Anda dapat menggunakan masker kain yang memiliki tiga lapisan, kain yang disarankan misalnya katun quilting. Jangan gunakan masker yang terlihat rusak, kendur, dan juga yang membuat Anda kesulitan bernapas. Jika merasa pengap, turunkan sejenak masker Anda untuk menghirup udara secara langsung. Pastikan lingkungan aman, jauh dari kerumunan, dan menjaga jarak dengan orang lain. Ingatlah juga bahwa pembatasan fisik dan mencuci tangan merupakan hal paling penting harus kita terapkan, demi mencegah penularan virus.  

2 dari 3 halaman

3 Rileks, Jangan Stres

Untuk menjaga energi dan stamina selama beraktivitas, Anda juga perlu membuat tubuh dan pikiran tetap rileks. Jangan merasa berat apalagi stres dengan penerapan protokol kesehatan di berbagai tempat dan fasilitas umum. Siasati dengan cara mendengarkan musik, membaca berita, berkomunikasi dengan teman via aplikasi, menonton video, dan media sosial. Namun, jangan asik sendiri dengan gadget, Anda harus tetap memperhatikan keadaan sekitar.

4 Sedia Air Minum dalam Tas

Selama new normal ini pastikan untuk membawa air minum yang bisa disimpan dalam tas. Sehingga ketika Anda merasa haus dan lelah, bisa dengan mudah menjangkaunya tanpa harus beli. Dengan begitu, Anda menghindari kontak dengan lebih banyak orang sehingga lebih aman dari kemungkinan penularan virus. Selain air putih biasa, akan lebih baik lagi jika membawa infused water sebagai sarana detoks dan memperlancar metabolisme tubuh.

5. Olahraga secara  Rutin

Untuk menjaga energi tubuh tetap stabil dan tidak mudah lelah, Anda perlu rutin berolahraga. Memulai hari dengan olahraga dapat membuat metabolisme tubuh bekerja dengan maksimal dan mencegah rasa lelah berlebih di siang hari. Lakukan stretching ringan di pagi hari sebelum memulai aktivitas, tujuannya agar tubuh lebih siap untuk menjalani hari.

3 dari 3 halaman

6. Program Sehat Realfood

Selain olahraga rutin, Anda juga bisa mengikuti Program Sehat Realfood terbaru yakni Ever Glow. Ever Glow merupakan program sehat dengan manfaat kandungan sarang walet dan buah kurma yang memiliki kemampuan dalam membantu meningkatkan energi karena kandungannya yang kaya akan karbohidrat serta serat.

Program Sehat Realfood Ever Glow ini harus dikonsumsi rutin saat perut kosong, karena perut kosong merupakan kondisi terbaik untuk menyerap zat-zat aktif dari sarang burung walet, seperti asam sialat, Epidermal Growth Factor (EGF), asam amino dan mineral. Dalam sarang burung walet juga terkandung zat-zat yang diperlukan tubuh untuk meningkatkan vitalitas, sumber antioksiden hingga meningkatkan sistem imun yang dapat menangkal virus. Cek manfaat sarang walet untuk kesehatan.

Realfood menjadi program sehat berbahan dasar dari sarang burung walet pertama di Indonesia, yang diproduksi secara steril dengan teknologi modern ISO 22000. Realfood Bird's Nest Concentrate terjamin kualitasnya karena telah tersertifikasi Halal dan BPOM. Program sehat Realfood baik untuk dikonsumsi segala usia karena tanpa pengawet, pewarna, dan pemanis buatan.

Realfood Bird's Nest Concentrate dikemas secara steril kedap udara di dalam botol kaca sehingga membuatnya awet secara alami, tanpa menggunakan tambahan bahan pengawet berbahaya. Botol kaca merupakan kemasan terbaik karena tidak mengandung bahan kimia yang dapat menyerap ke makanan dan minuman sehingga sekaligus dapat menjaga cita rasanya.

Selain Ever Glow, masih ada 6 program Sehat Realfood lain yang bisa dikonsumsi dan berdurasi minimal selama 12 hari. Diantaranya adalah Stay Fit, Forever Young, Forever Young+, Wonder Mom, Royal Wellness, dan Pure Wellness. Program sehat Realfood ini bisa menjadi awal dari perjalanan hidup sehat dan bugar selama menghadapi pandemi virus.

7. Istirahat dan Tidur Cukup

Kunci jaga energi selanjutnya adalah istirahat dan tidur cukup. Tidur adalah aktivitas yang sangat krusial untuk manusia. Pada saat tidur, sel-sel akan memperbaiki diri sehingga tubuh siap kembali menghadapi kegiatan esok hari. Dalam Jurnal dari National Sleep Foundation merekomendasikan usia dewasa muda (18–25 tahun) dan usia dewasa (26–64 tahun) untuk tidur 7–9 jam per hari, atau setidaknya tidak kurang dari 6 jam per hari. Sedangkan untuk usia di atas 64 tahun, waktu tidur yang dianjurkan adalah 7–8 jam per hari.

Pola tidur yang teratur sangat baik untuk siklus bioritme tubuh. Dengan ini, tubuh akan terbiasa dengan siklus yang tetap, sehingga dapat mengeluarkan hormon sesuai dengan aktivitas yang dilakukan.