Sukses

Ibu Hamil Anemia Rajin Makan Sayuran Hijau, Zat Besi Bakal Tercukupi?

Liputan6.com, Jakarta Kebutuhan zat besi pada ibu hamil dengan kondisi anemia memang dapat diperoleh dari sayuran hijau. Namun, rajin makan sayuran hijau ternyata belum mencukupi kebutuhan gizi ibu hamil anemia.

Saat hamil, kebutuhan zat gizi meningkat untuk membentuk hemoglobin. Itu sebabnya ibu hamil yang anemia perlu mengonsumsi tablet tambah darah seperti disampaikan Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan Kirana Pritasari.

"Zat besi terkandung pada sayuran hijau tapi itu berarti harus makan dalam jumlah banyak sayuran hijau. Enggak mungkin ibu hamil makan banyak, ada takarannya juga," jelas Kirana saat ditemui di Hotel Bidakara, Jakarta, kemarin (14/1/2020).

"Makanya, dibentuk dalam tablet atau kapsul penambah darah. Satu tablet tambah darah sudah cukup banyak mengandung zat besi untuk ibu hamil anemia."

 

2 dari 3 halaman

Ada Zat Mikro Lain Dukung Kehamilan

Di dalam obat penambah darah juga terkandung zat mikro lain untuk ibu hamil anemia. Zat tersebut berperan dalam mendukung pertumbuhan plasenta.

"Ada kebutuhan zat mikro lain di dalam obat penambah darah. Contohnya beberapa obat penambah darah diperkaya Vitamin B, C, asam folat, dan vitamin B6," Kirana menambahkan.

Selama minum minimal 90 tablet tambah darah selama kehamilan, ibu hamil anemia harus terus dimonitor oleh tenaga kesehatan. Tujuannya demi memastikan obat diminum ibu hamil.

Di kesempatan yang sama, Direktur Gizi Masyarakat Kementerian Kesehatan Dhian Probhoyekti menyampaikan, 48,9 persen ibu hamil di Indonesia menderita anemia (hasil Riset Kesehatan Dasar 2018). Oleh karena itu, Kemenkes ada program pemberian tablet penambah darah.

"Kalau tidak dijalankan prosedur (minum tablet tambah darah, ibu hamil anemia akan menghasilkan anak lahir stunting dan kematian ibu tinggi," tegasnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Juga Video Menarik Berikut

Loading
Artikel Selanjutnya
211 Ribu Ibu Hamil di Jatim dan NTT Dapat Tablet Tambah Darah
Artikel Selanjutnya
Selalu Merasa Kedinginan, Tanda Anemia?