Sukses

Diet Gadget, Solusi agar Anak Tidak Kecanduan Gawai

Liputan6.com, Jakarta Diet gadget bisa menjadi salah satu solusi agar anak tidak kecanduan gawai. Artinya, orangtua memberikan batasan penggunaan gawai, kapan saja waktu dan berapa lama anak boleh memainkan gawai. 

"Sebelum anak mengalami kecanduan gawai, marilah kita mulai tegas membatasi penggunakan gawai," jelas psikolog anak Seto Mulyadi saat wawancara khusus dengan Health Liputan6.com di kediamannya bilangan Lebak Bulus, Jakarta Selatan baru-baru ini.

"Jadi ada yang namanya diet gadget. Anak hanya bermain gawai pada waktu-waktu tertentu."

Selain itu, ada juga pencegahan kecanduan gawai melalui kampanye permainan tradisional. Anak diajak main permainan tradisional. 

"Anak kembali bermain di luar ruangan bersama teman-teman. Ajak anak bermain permainan tradisional," ujar Kak Seto, sapaan akrabnya.

2 dari 2 halaman

Jam Pintar yang Bisa Pantau Anak

Upaya yang juga bisa diterapkan sehari-hari untuk memantau anak dengan teknologi terbaru. Contohnya, fitur Class Mode parent control, yang ada pada imoo Watch Phone Z6, orangtua bisa mengontrol penggunaan jam tangan pintar ini. 

Jam tangan pintar yang diluncurkan resmi pada Minggu, 17 November 2019 ini layaknya pengganti ponsel. Teknologi ini bisa dimainkan anak.

Ketika fitur mode kelas atau class mode diaktifkan, anak tidak akan bisa memainkan jam tangan, kecuali melihat waktu dan berkomunikasi dengan orangtua.

"Ada fitur untuk mengontrol anak-anak saat bermain dengan jam tangan pintarnya. Jadi, orangtua tidak perlu cemas lagi membayangkan anaknya asyik main dengan teknologi tersebut," Kak Seto menuturkan.

Tak hanya itu saja, jam tangan pintar imoo Watch Phone Z6 juga bisa digunakan menelepon dan panggilan tatap muka (video call). Orangtua bisa berkomunikasi dan melihat aktivitas anak secara langsung. Ini karena jam tangan pintar dilengkapi fitur dua kamera seperti ponsel.

Loading
Artikel Selanjutnya
Media Sosial Kerap Bikin Ibu-Ibu Milenial Cemas
Artikel Selanjutnya
Pilih Mencatat dengan Tulis Tangan atau Ketik di Gawai? Ini Kata 3 Riset