Sukses

Saat Lelah, Pilih Buah dan Sayur sebagai Camilan

Liputan6.com, Jakarta Terdapat sebuah temuan baru mengenai makanan yang bisa menghilangkan rasa lelah ini. Temuan ini telah dipublikasikan pada Journal of Neuroscience.

Tanpa banyak disadari seseorang, konsumsi makanan sehat ternyata bisa membantu mengatasi rasa lelah. Berangkat dari pengalaman yang dialaminya terkait kelelahan, Maryam Hamidi, Ph.D, peneliti dari Stanford's WellMD Center, California, Amerika Serikat melakukan penelitian terkait pilihan makanan ini.

Hamidi mengatakan bahwa konsumsi makanan tak sehat telah membuatnya mengalami masalah sulit tidur. Hal ini kemudian membuatnya merasa lelah pada esok harinya seperti dikutip Medical News Today. 

Tim peneliti menganalisis hasil dari survei kebugaran yang dilakukan terhadap 245 dokter dari Stanford pada Maret 2016. Terdapat tiga pola makan yang tampak yaitu, pilihan makanan berbasis tanaman, makanan tinggi protein, serta makanan tinggi gula dan lemak jenuh.

2 dari 3 halaman

Makan Tak Sehat Picu Masalah Tidur

Ternyata, seseorang yang mengonsumsi makanan tinggi lemak dan gula mengalami masalah tidur. Masalah ini tampak lebih rendah pada orang yang makan lebih banyak sayur dan membatasi asupan gula serta lemak jenuh. Makanan ini malah mengatasi otak yang kelelahan serta tubuh yang bekerja lebih baik.

Menurut Hamidi, seseorang serta tempat kerja harus memastikan mengenai konsumsi makanan yang lebih sehat ini. Makanan seperti buah, sayur, serta panganan sehat lainnya harus lebih diutamakan dibanding minuman manis atau makanan tinggi lemak.

"Meningkatnya akses dokter pada pilihan makanan sehat pada tempat kerja mereka dan membuat lingkungan kerja dengan opsi makanan sehat bisa membantu menurunkan kelelahan di siang hari," terang Hamidi.

Hasil yang sama ini juga diyakini bisa diterapkan di tempat kerja lain. Ketika upaya menekan rasa lelah yang muncul bisa membantu meningkatkan kinerja dan meraih hasil lebih baik.

 

Penulis: Reza Wahyu Permana/Merdeka.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Juga Video Menarik Berikut

Loading
Artikel Selanjutnya
Bayar Polis Asuransi Jiwasraya, Kementerian BUMN Siapkan Rp 2 Triliun
Artikel Selanjutnya
Demokrat: Sejak Era Habibie sampai SBY Banyak Pansus