Sukses

Menkes Nila: Makanan Bergizi Tidak Harus Mahal

Liputan6.com, Jakarta Menteri Kesehatan RI Nila Moeloek mengatakan seorang ibu perlu memahami asupan gizi yang disajikan setiap hari. Ia juga menekankan bahwa dalam memilih makanan bergizi tidak harus mahal.

“Kita bisa memilih (makanan) yang murah tapi mengandung protein seperti ikan," kata Nia dalam talkshow Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) di Gedung Kemenkes Jakarta beberapa waktu lalu.

Ikan merupakan salah satu sumber makanan bergizi yang kaya protein dan omega 3 dengan harga terjangkau. Di beberapa kesempatan berbeda Nila sering mencontohkan ikan kembung yang harganya terjangkau justru memiliki kandungan omega 3 sebanyak 1,5 dari ikan salmon yang mahal.

Selain memperhatikan nilai gizi dalam setiap sajian, Nila juga mengingatkan bahwa seorang ibu juga punya peran penting dalam pola pengasuhan anak serta penyuluh keluarga sehat.

"Ibu harus mengerti bagaimana menjaga kesehatan anak kemudian menjaga diri sendiri dan menjaga kesehatan keluarga,” ucap Nila seperti dikutip dari rilis yang diterima Liputan6.com.

 

2 dari 2 halaman

Ayo Germas!

Tak hanya ibu, Nila berpesan kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk hidup sehat agar menjadi bangsa yang produktif.

“Yang harus dilakukan seluruh masyarakat adalah dari bayi sampai tua harus menjaga kesehatan. Itu dilakukan melalui Germas (gerakan masyarakat sehat) yakni  olahraga minimal 30 menit sehari, makan buah dan sayur, serta cek kesehatan berkala,” katanya.

Nila menyorot mengenai asupan konsumsi sayur masyarakat yang rendah. Sehingga perlu ditingkatkan mengingat kurang lebih 90 persen masyarakat Indonesia tidak suka makan sayur.

Jika Germas sudah dilakukan risiko terkena dari aneka penyakit bisa diminimalisasi.

“Masyarakat kita kurang lebih 20 persen yang mengerti tentang kesehatan. Stunting masih ada, obesitas meningkat, PTM (penyakit tidak menular) meningkat padahal ini bisa dicegah kalau kita mau mengubah pola gaya hidup menjadi sehat,” ungkap Nila.

 

Loading
Artikel Selanjutnya
Dorong Pertumbuhan Startup, UI Buka Co-working Space
Artikel Selanjutnya
Lantik Rektor UI, Menteri Nadiem Bicara soal Idola hingga Buang Naskah Pidato