Sukses

Cek, Ciri-Ciri Penggila Kerja

Liputan6.com, Jakarta Di era kecanggihan dunia teknologi membuat banyak orang bisa bekerja dari mana dan kapanpun. Hal ini bisa memudahkan tapi juga membuat sebagian orang terjebak dalam pusaran aktivitas bekerja yang membuatnya menjadi workaholic atau penggila kerja.

Banyak orang tak sadar dirinya penggila kerja. Lalu, apakah kamu seorang penggila kerja atau bukan? Paling tidak ada empat ciri yang menandakan seseorang penggila kerja atau bukan seperti dilansir Monster.

Pertama, bekerja ketika hari libur

Saat libur, kamu membuka komputer dan bekerja? Pada dasarnya liburan itu sangat penting untuk melepas penat dan mengisi ulang tenaga untuk keesokan harinya. Tahan keinginan untuk memeriksa kotak masuk e-mail kantor. Kalau perlu, matikan pemberitahuan e-mail kantor dan grup obrolan kantor. Kamu seharusnya tak perlu merasa bersalah.

Ingat, tak seharusnya bekerja 24 jam sehari dan 7 hari seminggu untuk bekerja. Kamu perlu memiliki batasan untuk bisa menikmati hari libur.

 

2 dari 4 halaman

Kedua, sering sakit

Bekerja terlalu keras akan berdampak buruk kepada pikiran dan tubuh. Kamu tak bisa menghabiskan waktu 30 menit untuk makan siang dari mejamu. Situasinya bisa menjadi lebih buruk kalau makan lebih dari sekali sehari di meja.

Kalau terlalu banyak bekerja, kamu bisa mengalami masalah kesehatan, seperti stres, kecemasan, insomnia, sistem kekebalan melemah, dan sebagainya. Pastikan kamu meluangkan waktu untuk merawat diri dengan makan dengan baik, olahraga teratur, dan tidur cukup. Tubuh dan pikiranmu akan berterima kasih untuk itu.

 

3 dari 4 halaman

Ketiga, stres kalau tidak bekerja.

Stres memang umum terjadi di tempat kerja. Kalau merasa tertekan dan bersalah kalau tidak bekerja, itu berarti ada yang harus diubah.

Berhentilah untuk mengisi daftar tugas karena merasa bersalah atau keinginan untuk menyenangkan. Belajarlah untuk berkata tidak kepada tanggung jawab baru yang tidak menguntungkan bagi pribadimu secara profesional.

 

4 dari 4 halaman

Keempat, menarik diri dari hobi.

Kalau sudah gila kerja, tanpa sadar kamu takkan punya waktu untuk olahraga, kumpul dengan teman, atau menjadi sukarelawan. Kegiatan akhir pekan ini tersita dengan pekerjaan.

Loading