Liputan6.com, Washington: Permainan video games nuansa kekerasan kerap digandrungi anak-anak kita. Mereka begitu menikmati disaat memukul, meninju, atau membanting lawan mainnya. Dan kepuasan pun terlihat di raut wajah anak-anak kita. Tentu banyak kalangan orangtua menganggap hal tersebut biasa, namun menurut para ahli, ini bisa berpengaruh buruk bagi perkembangan otak si kecil.  Sebuah penelitian yang dilakukan di Indiana University Scholl of Medicine, Amerika Serikat, berhasil membuktikan adanya bahaya dari jenis games ini. Menurut peneliti, permainan ini akan memberikan dampak tak baik bagi otak yang berperan mengontrol emosi dan fungsi kognitif diri si kecil. Dalam riset tersebut, bukti-bukti kuat dilampirkan terhadap pemetaan otak fMRI (functional magnetic resonance imaging) terhadap 28 peserta yang berusia antara 18 sampai 29 tahun dan terbagi dalam dua kelompok, Selasa (6/12).  Pengambilan fMRI dilakukan sebelum dan sesudah anak bermain. Hasilnya sungguh signifikan. Mereka yang dibiarkan bermain video games kekerasan, mengalami pengecilan fungsi otak secara drastis, dibanding mereka yang melakukan permainan lainnya dengan hasil perkembangan fungsi otak.  Bahkan setelah itu, selama dua pekan kedua kelompok tersebut tidak dibolehkan bermain video games kekerasan dan diberikan pelatihan yang sama. Hasilnya, fungsi otak kelompok pertama hanya mengalami perkembangan yang sangat sedikit untuk bisa kembali seperti semula.  Hal ini menunjukkan, secara ilmiah permainan kekerasan dalam video games bisa ganggu otak buah hati kita. Selain dampak tersebut, permainan tak mendidik ini bisa memberikan efek buruk neurologis jangka panjang yang mengubah perilaku jadi agresif dan merusak fungsi otak pengontrol emosi, juga cara berpikir seseorang.  Karenanya, menjauhkan jenis permainan ini menjadi langkah efektif guna membuat anak-anak kita tumbuh sehat dan cerdas. Permainan lain yang lebih mendidik, bisa kita berikan guna mengisi ruang kosong mereka. (klikdokter.com/MEL)Â
Video Games Kekerasan Pengaruhi Otak si Kecil
Video games nuansa kekerasan kerap digandrungi anak-anak kita. Ironisnya, para orangtua menganggap ini hal biasa. Padahal para ahli menyatakan ini berbahaya per
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1019708/original/026959300_1444732517-Ilustrasi_Videogame.jpg)
Perbesar
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Limbah Dibidik Jadi Sumber Energi Rendah Karbon58 menit yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
- Startup Ini Klaim Sembuhkan Infeksi Pakai Virus Buatan AI, Ilmuwan Minta Bukti11 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
- Cerita Puluhan Istri Petani di Sorong Ubah Jantung Pisang Jadi Abon1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
- Menyemai Harapan dari Limbah Kelapa Lewat Karya Kreatif Komunitas Disabilitas1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
- Sustainable Fashion Lebih Dari Bahan Organik, Dilema yang Perlu Dipahami1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
- Mengikuti Perjalanan Sampah Organik dari Rumah sampai Jadi Kompos1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
- Konservasi Penyu Lekang di Pantai Biaung Perkuat Perlindungan Ekosistem Pesisir1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
- Taman Kuliner Ramah Lingkungan di Embung Doho Wonogiri, Dukung UMKM Lokal1 minggu yang lalu
- Menag Nasaruddin Ajak Tobat Ekologis, Ingatkan Bahaya Eksploitasi Alam1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
- Sekolah Anak Pesisir di NTB Padukan Edukasi Lingkungan dan Ekonomi Lokal1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
- Petani dan Nelayan Bakal Ikut Menikmati Pembiayaan Karbon2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
- Biometana dari Limbah Sawit, Solusi Energi Rendah Karbon untuk Industri2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9380756/original/071937100_1792737316-Screenshot_2026-10-23_124005.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9380731/original/013852100_1792736272-cek_fakta_-_ikan_budidaya_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382328/original/091326000_1760578848-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-10-15T134632.180.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4066076/original/004010200_1656393110-Rampok1.jpg)