Sukses

5 Faktor yang Pengaruhi Risiko Kanker Kulit

Liputan6.com, Jakarta Kulit berada pada lapisan terluar tubuh manusia. Tentu, kulit menjadi hal terpenting yang harus dijaga dan dirawat, karena menjadi salah satu organ tubuh yang terlihat serta memengaruhi penampilan seseorang.

Selain itu, kulit juga salah satu bagian tubuh yang paling pertama bersentuhan dan terpapar dengan sinar matahari. Seperti yang kita ketahui, tidak selalu sinar matahari itu baik untuk kesehatan. Hal itu dikarenakan adanya sinar UV yang dapat merusak dan menyebabkan kanker kulit.

Melansir laman Boldsky, Rabu (25/7/2018), berikut beberapa faktor dan gejala kanker kulit yang perlu diketahui.

1. Adanya satu bercak kulit terbakar matahari

Ketika berlibur di pantai biasanya seseorang akan menghabiskan waktunya untuk berjemur dan menikmati hangatnya sinar matahari. Tanpa tersadar, berjemur terlalu lama menyebabkan kulit terpapar sinar matahari secara berlebihan dan menyebabkan beberapa titik tertentu terbakar matahari.

Berdasarkan penelitian di Melanoma Research Foundation mengungkapkan bahwa satu sengatan matahari tunggal saja dapat menyebabkan seseorang memiliki risiko tinggi terkena kanker kulit. Hal itu karena satu luka bakar matahari yang buruk sudah cukup untuk memicu perbanyakan sel kanker di kulit yang dapat menyebabkan kanker kulit. Oleh karena itu, sebaiknya gunakan tabir surya saat bepergian untuk melindungi kulit Anda.

 

Saksikan juga video menarik berikut:

 

2 dari 3 halaman

2. Kulit Cerah

Ternyata terdapat studi yang mengungkapkan bahwa orang yang memiliki kulit cerah memiliki risiko yang lebih tinggi terkena kanker kulit dibandingkan orang dengan kulit gelap. Faktor tersebut dikarenakan orang yang memiliki kulit cerah memiliki kandungan melanin yang lebih sedikit. Sedangkan, kandungan melanin pada kulit berfungsi untuk melindungi dari radiasi sinar UV.

3. Orang yang tinggal di pegunungan

Kondisi geografis dimana seseorang tinggal memengaruhi risiko terkena kanker kulit. Seperti halnya orang yang tinggal dipegunungan. Hal itu dikarenakan dataran tinggi memiliki kondisi yang cukup dekat dan sering terpapar sinar matahari. Sehingga, sinar UV yang mungkin mengenai kulit pada orang dipegunungan lebih tinggi intensitasnya dibandingkan orang yang tinggal di dataran rendah.

3 dari 3 halaman

4. Keturunan

Kanker kulit adalah salah satu jenis kanker yang bisa memiliki penyebab terkait secara turun-temurun. Terdapat studi yang mengungkapkan bahwa bila seseorang memiliki kanker kulit, maka ada 50 persen kemungkinan keturunan dari orang tersebut akan terkena kanker kulit.

5. Sering bepergian dengan pesawat

Terdapat penelitian yang dilakukan oleh University of California bahwa orang yang sering bepergian dengan pesawat, seperti awak pesawat memiliki risiko terkena kanker kulit yang lebih tinggi. Hal itu dikarenakan sinar UV yang dipancarkan matahari jauh lebih dekat pada ketinggian yang tinggi.

Penulis: Jihan Khalda Fairuz

Loading