Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Kala Gairah Bercinta Menggebu tapi Pasangan Tidak, Harus Apa?

Liputan6.com, Jakarta Gairah bercinta antara Anda dan istri bisa tak sama waktunya. Ada kalanya ketika sudah memberi kode, sudah mengecup di titik ini dan itu dia mengatakan, 'Enggak sekarang ya'.

Menurut pakar gairah bercinta antara satu orang dan orang lain itu bisa berbeda. Gairah seks seseorang juga bisa naik dan turun. Tergantung dari stres, tingkat energi, sehat tidaknya seseorang, serta hubungan dengan pasangan.

Jadi wajar bila antara Anda dan pasangan memiliki gairah bercinta yang tak sama waktunya. Wajar juga bila salah satu pasangan memilih gairah bercinta yang lebih tinggi seperti disampaikan seksolog Australia, Nikki Goldstein.

"Namun, ketika gairah bercinta tak sama bukan berarti tidak pas atau sesuai. Dan tak perlu takut," katanya.

 

 

Saksikan juga video menarik berikut:

 

1 dari 2 halaman

Sampaikan keinginan ke pasangan

Namun ketika dia sering menolak bercinta terjadi berulang kali di waktu berdekatan bisa memicu masalah dalam hubungan. Bila sudah melihat tanda-tanda ini penting untuk mendiskusikannya.

"Jika merasa terus ditolak atau tidak puas dengan hubungan seksual, komunikasi itu penting," kata Goldstein.

Dengan komunikasi yang lancar bisa tercipta ide-ide menyenangkan bagi kedua belah pihak. Jadi, tak perlu malu untuk mengungkapkannya.

"Jika A ingin bercinta, sementara B tidak mau. Salah satu solusi terbaik adalah dengan membantu A mencapai orgasme. Peran B adalah menyentuh, mencium, atau melakukan hal-hal yang bisa merangsang A," contoh terapis seks asal New York, Stephen Synder.

Bila gairah seks pasangan tetap saja rendah, ide lain yang bisa dicoba adalah eksplorasi seks di tempat baru. Misalnya ambil cuti lalu piknik romantis ke hotel atau villa. Cara ini bisa dilakukan untuk melihat ada perubahan gairah seks dari dia atau tidak.

Seringkali ketika kondisi santai, keintiman sebuah hubungan kembali hadir. Namun, tetap yang paling utama adalah komunikasi. 

 

Artikel Selanjutnya
6 Alasan Masturbasi Bisa Jadi Rutinitas Perawatan Diri
Artikel Selanjutnya
Jangan Konsumsi 10 Hal Ini Sebelum Berhubungan Seks, atau...