Sukses

Sebelum Konsumsi Kayu Manis, Cek Dulu Manfaat dan Risikonya

Liputan6.com, Jakarta Pernahkah Anda mendengar tentang manfaat kayu manis?

Kayu manis berasal dari bagian dalam kulit kayu manis. Sejak awal abad ke-18, kayu manis telah tumbuh di beberapa belahan dunia.

Pohon ini banyak ditemukan di selatan India, meskipun telah dipanen juga di Myanmar, Sri Lanka dan Amerika Selatan. 

Selain sifat obatnya, kayu manis juga merupakan afrodisiak, berfungsi untuk meningkatkan libido dan menangkal disfungsi ereksi.

Berikut penjelasan lebih lengkap tentang manfaat kayu manis, dikutip dari Steptohealth, Selasa (2/1/2018).

1. Manfaat pengobatan dari kayu manis

Kayu manis menawarkan manfaat penyembuhan baik ditelan ataupun dioleskan.

Pertama-tama, dibutuhkan proses pencernaan yang baik untuk membantu mengendalikan perut kembung, muntah atau masalah pencernaan. Kayu manis digunakan untuk mengobati usus yang sensitif. Ditambah, dapat mengurangi kadar kolesterol dan glukosa darah, sehingga bisa bermanfaat bagi penderita diabetes tipe 2.

Sementara, sebagai ekspektoran, kayu manis membantu memperbaiki sistem pernapasan. Dianjurkan bagi penderita penyakit bronkitis, batuk dan pilek.

Selain itu, sifat anti-inflamasinya dapat menghilangkan sakit kepala dan nyeri otot. Alaminya, kayu manis itu panas dan pedas. Hal ini untuk merangsang sirkulasi darah dan dianjurkan untuk mengobati penyakit arteri. Namun, orang yang menderita masalah koagulasi sebaiknya tidak mengkonsumsinya.

Bagi wanita, kayu manis membantu mengatur siklus menstruasi dan meringankan nyeri haid. Ditambah juga digunakan dalam perawatan untuk infeksi vagina.

Sifat obat dari kayu manis mencakup penyembuhan bisul mulut dan bau mulut.

Akhirnya, ini juga berguna untuk mengobati infeksi jamur pada kaki dan kuku karena sifat antiseptiknya. 

 

Saksikan juga video berikut ini: 

 

1 dari 4 halaman

2. Kayu manis sebagai afrodisiak

Kayu manis adalah stimulan alami yang bermanfaat bagi fungsi otak seperti memori. Namun, kemampuan stimulannya juga meluas ke area seksualitas.

Melalui aromanya, kayu manis bisa meningkatkan libido pada pria dan wanita. Menggunakan lilin aromatik atau kayu manis dan minyak madu bisa meningkatkan hasrat seksual pada pasangan.

Bagi pria, minum teh kayu manis secara teratur meningkatkan kadar testosteron. Kayu manis mampu memacu aliran darah, bahkan memicu ereksi. Memompa darah dalam jumlah banyak. Jadi, ini adalah obat yang baik untuk disfungsi ereksi ringan.

Teh kayu manis bekerja sebagai pengobatan preventif untuk disfungsi ereksi. Dalam kasus impotensi, dianjurkan minum 3 kali sehari. Namun, sebelumnya Anda dianjurkan untuk mengunjungi dokter spesialis lebih dulu.

Kayu manis juga berfungsi menunjang relaksasi. Dalam beberapa kasus, stres mempengaruhi hasrat seksual.

Infuse kayu manis dapat meningkatkan mood Anda, mengurangi kelelahan dan mengaktifkan tubuh. Jadi, itu juga artinya mendorong seksualitas.

2 dari 4 halaman

3. Cara memanfaatkan manfaat kayu manis

Satu sendok teh kayu manis yang dicampur dalam satu liter air membantu melawan distensi perut. Ini mengurangi gas dan perut kembung.

Teh yang disiapkan dengan air kayu manis berfungsi mengatur menstruasi dan mengurangi rasa sakit.

Jika Anda menderita masalah pencernaan, percikkan seperempat sendok teh kayu manis ke makanan Anda. Ini juga membantu mencegah mulas dan mual.

Karena ini adalah stimulan, minum teh kayu manis akan meningkatkan nafsu makan Anda. Ini juga membantu mengurangi rasa sakit karena kedinginan.

Dalam kasus bronkitis atau masalah pernapasan, berkumur dengan kayu manis dan infus madu, atau cocok juga dengan lemon.

3 dari 4 halaman

4. Risiko mengonsumsi kayu manis berlebihan

Konsumsi kayu manis yang berlebihan dapat menyebabkan efek samping.

- Kayu manis merupakan antikoagulan yang kuat.

Seperti yang telah disebutkan, mengkonsumsi kayu manis menjadi kontraindikasi untuk orang dengan masalah koagulasi atau yang cenderung mengalami perdarahan.

- Konsumsi kayu manis juga tidak disarankan sebelum operasi.

- Kontraindikasi selama kehamilan.

Penggunaan kayu manis harus dihindari pada wanita hamil, terutama pada fase kehamilan terakhir. Kayu manis memiliki sifat emmenagogis, sehingga memakannya bisa menyebabkan keguguran.

- Meningkatkan denyut jantung.

Selain itu, efek ini bisa berbahaya bagi penderita hipertensi. Hal yang sama berlaku untuk pasien dengan aritmia atau sering takikardia.

- Iritasi kulit.

Jika mengoleskannya pada kulit secara berlebihan atau dalam jumlah banyak dapat menyebabkan alergi.

- Kontraproduktif terhadap penyakit intestinal.

Kayu manis memang direkomendasikan untuk proses pencernaan. Namun, penting untuk tidak mengonsumsinya secara berlebihan. Mengonsumsinya dalam jumlah besar bisa menyebabkan iritasi usus.

Artikel Selanjutnya
Tips Sederhana Membuat Bahan Makanan Tetap Awet dan Segar
Artikel Selanjutnya
Waspada, 8 Cara Masak Ini Ternyata Bikin Makanan Tak Sehat