Arti Gambar si Kecil dalam Tes Psikologi Anak (2)-End

Untuk mengetahui pemahaman anak mengenai masalah seksual, bisa dilakukan dengan doodle test sejak anak mulai bisa mengenai objek.

Diterbitkan 11 November 2015, 08:00 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Untuk mengetahui pemahaman anak mengenai masalah seksual, bisa dilakukan dengan doodle test sejak anak mulai bisa mengenai objek.

Seperti disampaikan pakar Grafologi Deborah Dewi dalam Festival Bohong Indonesia 2015 di PPHUI Usmar Ismail Jakarta, orangtua perlu mengetahui respon anak terhadap alat kelamin, bagian tubuh mana yang tidak boleh disentuh dan sejauh mana pengetahuan mereka tentang seks.

"Doodle test, khususnya pada gambar dua garis tegak menunjukkan respon dan pemahamannya terhadap masalah seksual. Yang diharapkan dari gambar ini adalah benda konstruktif, bukan organik, atau benda hidup," katanya, ditulis Rabu (11/11/2015).

Bila anak tidak meresponnya atau misalnya menggambar pohon, itu menandakan anak belum paham mengenai seks. Tapi nyatanya, Debo pernah menemukan anak 3,5 tahun yang menggambar sebuah pintu.

"Pintu ini benda konstruktif. Tapi anak ini usianya baru 3,5 tahun sudah mengetahui tentang seksual. Jadi orangtuanya cerita, suatu saat dia dan adiknya, laki-laki mandi bersama dan dia heran mengapa bentuk kelaminnya beda," katanya.

Beruntung, anak ini menggambar pintu dalam kondisi tertutup yang artinya dia paham bagaimana menjaga dirinya. Namun hati-hati bila si kecil menggambar pintu dalam kondisi terbuka.

"Saran saya segera hubungi psikolog. Sedih memang bila dia masih kecil sudah menggambar pintu terbuka, tapi saya selalu menyarankan untuk mengkonsultasikan ini kepada yang lebih ahli," ungkapnya.