Sukses

Manfaat Luar Biasa Saat Anak Belajar di Ruang Terbuka Hijau

Liputan6.com, Jakarta Beruntunglah anak-anak yang bisa belajar di ruang terbuka hijau seperti taman atau hutan. Pasalnya, sebuah penelitian di Barcelona menemukan, kemampuan berpikir anak jauh lebih baik saat belajar di ruang terbuka ketimbang mereka yang duduk di ruang-ruang sekolah.

"Anak-anak yang lebih banyak belajar di ruang hijau seperti bawah pohon, semak dan rumput, memiliki perkembangan otak lebih baik daripada anak-anak di sekolah yang memiliki sedikit ruang hijau," kata rekan penulis studi Mark Nieuwenhuijsen dari Pusat Penelitian Lingkungan Epidemiologi di Barcelona, seperti dikutip WebMD, Rabu (17/6/2015).

Untuk itu, kata dia, sangat penting untuk memiliki ruang hijau di dalam sekolah atau di halaman sekolah untuk perkembangan otak anak yang lebih baik. Selain itu, ada kemungkinan, ruang hijau juga memengaruhi kecerdasan intelektual anak-anak, dan hubungan sosial yang lebih baik.

Penelitian yang ditebitkan pada 15 Juni dalam Proceedings of the National Academy of Sciences ini melacak hampir 2.600 anak sekolah di
Barcelona, yang berusia 7 sampai 10 tahun. Mereka dianalisis selama satu tahun untuk melihat keterampilan kognitif yang diuji setiap tiga bulan.

Para peneliti kemudian menemukan hubungan antara keterampilan berpikir dan ruang hijau, "Ingatan anak-anak yang belajar di ruang terbuka jauh lebih baik atau sekitar 5-6 persen (lebih tinggi) dibandingkan anak yang belajar di sekolah hanya 1 persen. Kemampuan ini sangat penting untuk belajar matematika dan membaca pada usia dini."

Menanggapi hal tersebut, asisten Profesor Ilmu Kesehatan Masyarakat di University of Wisconsin, Madison, Kristen Malecki mengatakan, peneliti sebelumnya telah mengetahui manfaat udara segar dan taman bermain memang baik bagi pertumbuhan otak anak.

"Penelitian ini hanya memiliki sedikit bukti karena sebagian besar anak-anak berasal dari keluarga berpendidikan. Lebih dari setengah dari ibu mereka juga berpendidikan tinggi. Ada juga kemungkinan yang tidak terukur seperti nutrisi yang lebih baik, kurikulum atau efektivitas guru," katanya.

Kendati demikian, Malecki menanggapi positif penelitian ini. "Studi ini menambah bukti kalau ruang hijau sangat baik untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. Setidaknya penelitian lain menemukan, paparan polusi bisa menurunkan kemampuan otak dan ruang hijau dapat mengurangi stres. Seluruh keluarga juga bisa mendapatkan keuntungan dari alam. Dan melakukan penghijauan dapat menjadi solusi sederhana untuk meningkatkan kesehatan penduduk," pungkasnya.

Loading
Artikel Selanjutnya
Tahukah Anda Lokasi Pertama Gereja Katedral Jakarta Ternyata Bukan Dekat Gambir?
Artikel Selanjutnya
Kualitas Udara Jakarta Terburuk Nomor 5 di Dunia, Tangsel Terpolusi se-Indonesia