Sukses

Alasan Perempuan Muda Mesti Vaksinasi HPV

Liputan6.com, Jakarta Perempuan berusia muda yang belum aktif secara seksual begitu dianjurkan untuk vaksinasi HPV (human papilloma virus) agar terhindar dari kanker serviks atau kanker mulut rahim.

Spesialis Obgyn Bethsaida Hospitals, dr. Ricky Susanto, M. Kes, Sp.OG menjelaskan bahwa 70 hingga 80 persen kasus kanker serviks disebabkan oleh infeksi HPV tipe 16 dan 18 yang bersifat onkogenik atau memiliki kemungkinan kanker paling tinggi.

"Penyebaran HPV seringkali terjadi tanpa disadari mulai hubungan seksual yang aktif, hingga gaya hidup yang tidak sehat seperti merokok, dan tidak memperhatikan pola makanan yang dikonsumsi setiap hari," kata Ricky seperti dikutip dari keterangan resmi yang diterima Health-Liputan6.com pada Rabu (18/2/2015)

Lebih lanjut dia mengatakan kalau vaksin HPV ini dilakukan dalam tiga tahap penyuntikan yang dilakukan dalam kurun waktu enam bulan.

Dia juga menjelaskan bahwa berbagai pilihan untuk pencegahan kanker serviks yang ada saat ini merupakan pilihan yang pantas untuk dipertimbangkan, mengingat risiko yang dapat ditimbulkan dari kanker serviks.

"Beberapa pilihan pengobatan seperti kemoterapi dan radiasi tidak hanya meninggalkan rasa sakit pada tubuh, tapi juga membutuhkan waktu yang cukup lama dalam proses penyembuhannya. Dengan biaya pengobatan yang tidak sedikit,, tentunya perlawan kanker serviks dengan cara pendeteksian sedini mungkin merupakan pilihan yang cukup bijaksana," kata dia menekankan.