Liputan6.com, Jakarta Seorang bayi perempuan di Hong Kong `hamil` janin kembar. Alhasil, sang bayi yang baru berusia tiga minggu itu harus menjalani operasi untuk mengangkat kembarannya.
Bayi mungil pasangan orangtua asal China ini lahir di Queen Elizabeth Hospital. Dan janin di tubuh sang bayi itu berusia 8 dan 10 minggu serta memiliki kaki, lengan, tulang belakang, tulang rusuk, dan usus. Dan keduanya sudah tertutup kulit.
Salah satu janin beratnya 14, 2 gram dan yang lainnya 9,3 gram. Masing-masing memiliki tali pusat.
Operasi pengangkatan janin kembar ini berhasil dan bayi perempuan itu berhasil keluar dari rumah sakit delapan hari kemudian. Keajaiban dalam dunia medis ini diterbitkan dalam Hong Kong Medical Journal.
Kondisi ini dikenal dengan janin dalam foetu dan hanya terjadi satu dalam 500 ribu kelahiran di dunia. Hingga kini, kurang dari 200 kasus yang pernah dilaporkan.
Dr Yu Kai-man, spesialis Obstetrics dan gyneacology, percaya itu adalah kasus pertama di kotanya. "Tak mungkin gadis kecil hamil dengan dirinya sendiri, pembuahan janin kembar, tentu saja itu milik orangtuanya, yang salah tempat," ujar Dr Kai-man seperti dilansir Mirror, Senin (9/2/2015).
Laporan itu mengatakan alasan di balik kelainan yang terjadi ketika gadis itu lahir pada tahun 2010 masih belum diketahui, dan Organisasi Kesehatan Dunia mengklasifikasikan sebagai jenis kanker.
Tapi diduga ibunya melakukan beberapa kali aborsi. "Meluasnya penggunaan USG antenatal pada kehamilan awal dapat memberikan bukti yang lebih konkrit ... dan menjelaskan kondisi ini menarik," kata laporan itu.
Bayi Baru Lahir `Hamil` Janin Kembar
Seorang bayi perempuan di Hong Kong `hamil` janin kembar.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/808028/original/024233300_1423454736-janinkembar2.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- BRI Raih Katadata ESG Insight Award 2026, Pemberdayaan UMKM Jadi Penguat Kinerja Sosial10 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
- Sampah Sisa Makanan Hasilkan Emisi, KLH Ungkap Cara Mengolahnya20 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
- Industri Pertambangan Diminta Perkuat Dekarbonisasi1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
- PepsiCo Indonesia dan Bali Waste Cycle Ubah Limbah Plastik Jadi Papan Penunjuk Arah2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
- Kelola Sampah Jadi Energi, PSEL Bogor Raya 1 Kurangi Emisi 640.000 Ton4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
- 1.200 Ton Sampah Bandung Diolah Jadi Sumber Energi5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
- Tekan Polusi, Jaksel Gencarkan Penghijauan6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
- Petani Sawit Swadaya Dapat Dukungan Rantai Pasok Berkelanjutan6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
- Mengenal Perdagangan Karbon Sebagai Sumber Ekonomi Baru6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
- Jakarta Padamkan Lampu 60 Menit pada 19 September, Cek Lokasinya6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
- Jangan Diburu! Penyu Jadi Spesies Kunci dalam Keseimbangan Ekosistem Laut1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
- Saat Rak Supermarket Jadi Kunci Dorong Pola Makan Lebih Sehat dan Ramah Lingkungan1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357195/original/038011000_1790236151-HOAX__23_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5372348/original/034637900_1759740027-meteor_jatuh.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261105/original/086134600_1781680485-BSU_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1762259/original/059215600_1510028487-20171107-Siraman-Kahiyang-Selesai_-Jokowi-Salami-Tamu-yang-Pulang-Angga-6.jpg)