Liputan6.com, Jakarta Guru memberikan hukuman strap ke murid-muridnya itu biasa dilakukan jika tak melakukan pekerjaan rumah (PR) atau melanggar aturan. Tapi, apa jadinya jika bos menghukum karyawannya agar berlutut di depan orang banyak gara-gara tak menyelesaikan pekerjaan?
Itulah yang dilakukan Bos Xiamen yang memerintahkan karyawannya berlutut di tanah selama 60 menit alias 1 jam sebagai bentuk hukuman.
Karyawan yang jumlahnya tak sedikit itu dengan mengenakan jas, berlutut di jembatan penyebrangan karena tak menyelesaikan tugas-tugasnya. Menurut laporan dari harian Xiamen, setiap karyawan yang dihukum membawa kertas, yang di tempatkan di depan mereka. Kertas itu bertuliskan `Berlutut sukarela di jembatan selama satu jam sebagai hukuman karena tugas-tugas yang belum selesai."
Bentuk hukuman ini membuat seorang Dosen Hukum di Jimei University Ju Donghong bersuara. "Perusahaan mereka secara hukum bertanggung jawab atas hukuman jika ditemukan karyawannya dipaksa melakukannya. Jika tidak sukarela, maka itu melanggar hak-hak mereka sebagai manusia," ujar Donghong seperti dilansir Shanghaiist, Kamis (22/1/2015).
Cerita bos beri hukuman ini mendapat banyak komentar dari pengguna web yang bersimpati dengan pekerjanya.
"Ini sangat memalukan berlutut di depan publik. Jika saya salah satu dari mereka, saya lebih memilih keluar dari pekerjaan ini," kata salah satu netizen.
Sistem hukuman bisa sangat efektif mengontrol prilaku. Namun, ada efek yang ditimbulkan ketika memberikan hukuman.
Berdasarkan artikel berjudul Punishment, Problem and Negative Side Effects di Oklahoma.net, hukuman fisik bisa membangkitkan respons emosional. Setelah emosional yang kuat itu meningkat, hasilnya seseorang bisa mengalami kecemasan yang berlebihan, ketakutan, rasa bersalah, dan menghukum diri sendiri.
Tak Kerjakan Tugas, Bos Beri Sanksi Karyawan Berlutut Sejam
Seorang bos memerintahkan karyawan berlutut di tanah selama 60 menit atau satu jam sebagai bentuk hukuman.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/798598/original/004263300_1421829232-Xiamen-employees-kneel-1.jpeg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Budi Daya Maggot di Mataram, Solusi Masalah Sampah Jadi Bernilai10 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
- BRI Raih Katadata ESG Insight Award 2026, Pemberdayaan UMKM Jadi Penguat Kinerja Sosial1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
- Sampah Sisa Makanan Hasilkan Emisi, KLH Ungkap Cara Mengolahnya1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
- Industri Pertambangan Diminta Perkuat Dekarbonisasi2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
- PepsiCo Indonesia dan Bali Waste Cycle Ubah Limbah Plastik Jadi Papan Penunjuk Arah2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
- Kelola Sampah Jadi Energi, PSEL Bogor Raya 1 Kurangi Emisi 640.000 Ton5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
- 1.200 Ton Sampah Bandung Diolah Jadi Sumber Energi5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
- Tekan Polusi, Jaksel Gencarkan Penghijauan6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
- Petani Sawit Swadaya Dapat Dukungan Rantai Pasok Berkelanjutan6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
- Mengenal Perdagangan Karbon Sebagai Sumber Ekonomi Baru6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
- Jakarta Padamkan Lampu 60 Menit pada 19 September, Cek Lokasinya6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
- Jangan Diburu! Penyu Jadi Spesies Kunci dalam Keseimbangan Ekosistem Laut1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357774/original/082781700_1790305729-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-25T100732.986.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5240658/original/010183700_1748927908-Pesawat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357442/original/090884500_1790248073-cek_fakta_pupr.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357195/original/038011000_1790236151-HOAX__23_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4316086/original/083077800_1675750628-school-g90b63516f_1280.jpg)