Liputan6.com, Jakarta Makanan mengandung garam kerap dihindari karena dipercaya mengancam kesehatan. Sedangkan yang mengandung gula, di mana sama-sama mengancam kesehatan, kebanyakan hanya dibatasi dan tak dihindari sama sekali.
Padahal, para ahli kesehatan khususnya pada bidang gizi, menyarankan kepada mereka yang berdiet untuk fokus pada bahaya gula, dan mengurangi asupan garam.
Dalam suatu studi pun disebutkan bahwa menambahkan dua sendok gula saja ke dalam setiap masakan, cenderung memiliki peran lebih besar dalam meningkatkan tekanan darah, serta memicu penyakit jantung dan stroke.
Selain itu, bukti juga menunjukkan bahwa gula (pada umumnya) dan fruktosa (pada khususnya) dapat menyebabkan risiko kardiovaskular secara menyeluruh untuk berbagai mekanisme.
Mereka mengatakan,"Di seluruh dunia, konsumsi minuman manis telah melibatkan 180.000 kematian per tahun.". Dan sirup jagung yang mengandung tinggi fruktosa, merupakan pemanis yang paling sering digunakan di dalam makanan olahan, terlebih minuman bersoda.
Bila asupan fruktosa harian lebih dari 74 gram, dikaitkan dengan risiko 30 persen lebih besar untuk tekanan darah, di atas 140/90 mm Hg dan 77 persen peningkatan risiko tekanan darah di atas 160/100 mm Hg.
Dikutip dari Daily Mail, Kamis (11/12/2014), Profesor Kedokteran Kardiovaskular dari University of Warwick, Francesco Cappuccio, mengatakan, barang siapa yang ingin memulai untuk hidup sehat, dan ingin menurunkan berat badan, mengurangi atau tidak mengonsumsi gula sama sekali dengan membatasi makanan olahan, merupakan langkah yang tepat untuk memulai pertama kali.
Dibanding Garam, Gula Jauh Lebih Berbahaya untuk Kesehatan
Mereka yang sedang diet disarankan untuk fokus pada bahaya gula, dan mengurangi asupan garam.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/778765/original/059349800_1418262226-Garam.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Biometana dari Limbah Sawit, Solusi Energi Rendah Karbon untuk Industri8 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
- Hutan di Gunungkidul Jadi Sumber Pangan dan Penggerak Ekonomi Desa1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
- Green Economy Buka Peluang Karier Baru, Ini 5 Skill yang Perlu Disiapkan Gen Z1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
- Energi dari Olahan Sampah Didorong Jadi Alternatif Batu Bara dan Gas2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
- The Curiosity Engine di Art Jakarta 2026, Saat Sisa Material Menemukan Makna Baru2 hari yang lalu
- Ubah Purun Jadi Tech Organizer, Inovasi Hijau Selamatkan Gambut Kalimantan3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
- PLTS Atap 416 kWp Terpasang di RS Mardi Rahayu, Operasional 24 Jam4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
- Pelajar SMA Jabodetabek Manfaatkan AI dan Sensor Pintar untuk Atasi Krisis Lingkungan4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
- Limbah Pertanian Tak Terbuang, Warga Sumbar Olah Jadi Produk Bernilai5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
- ESG BRI Diakui Global, Masuk S&P Global Sustainability Yearbook Empat Tahun Berturut-turut5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
- Perdagangan Karbon Kehutanan Libatkan Masyarakat, Bujang Raba Jadi Percontohan6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
- Aksi Lingkungan di Bali Libatkan Pelaku UMKM hingga Siswa SD1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361300/original/000394000_1790692999-WhatsApp_Image_2026-09-29_at_9.36.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296218/original/017054600_1784007463-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T123701.052.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8267016/original/061315600_1782115624-Wayan_Koster_-_Cek_Fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5280875/original/081904900_1752290852-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__24_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9366610/original/070754600_1791272536-cek_fakta_wayan_koster.jpg)