Liputan6.com, Jakarta Dengan penemuan obat ilegal, obat tradisional ilegal yang mengandung bahan kimia obat (BKO), dan kosmetik ilegal yang dilakukan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia, masyarakat diminta lebih waspada dan tidak sembarangan dalam membeli obat termasuk obat tradisional.
Sebab, bila kita salah dalam memilihnya akan berdampak bagi kesehatan kita sendiri.
"Jika masyarakat mengonsumsi obat tradisional yang mengandung bahan kimia obat, berakibat pada gangguan kesehatan, antara lain kerusakan fungsi hati dan ginjal, gagal jantung, yang dapat berujung pada kematian," kata Ketua BPOM RI, dr. Roy Sparringga, M. App. Sc di Aula Gedung C Badan Pengawasan Obat dan Makan, Jl. Percetakan Negara Nomor 2, Jakarta, Kamis (11/9/2014)
Seperti dalam operasi STORM yang dilakukan BPOM yang didukung oleh Kepolisian dan Ditjen Bea dan Cukai baru-baru ini, Roy mengatakan bahwa BPOM telah menemukan 173 item obat ilegal, 1.520 item obat tradisional ilegal termasuk mengandung BKO, dan 1.963 item kosmetik lega, dengan nilai keekonomian mencapai Rp 31,66 miliar.
Dalam praktiknya, para pelaku tidak sungkan mencampurkan bahan baku obat ke bahan obat herbal, serta mencantumkan nomor izin edar fiktif pada kemasan produk, juga mengedarkan atau menjual produk yang sama sekali tidak memiliki izin edar.
Roy menerangkan, dari pengujian laboratorium, diketahui ada obat tradisional (jamu) yang mengandung bahan kimia obat di antaranya; Paracetamol, Deksametason, Fenilbutason, serta Sildenafil.
Maka itu, BPOM selalu berpesan agar kita tidak sembarangan dalam membeli produk obat, atau jika menemukan ada yang tidak beres segera hubungin HALO BPOM di 500533, SMS 081219999533, atau dapat juga mengirimkan email ke halobpom@pom.go.id
Waspadai Jamu Mengandung Paracetamol
Dari pengujian laboratorium, diketahui ada obat tradisional (jamu) yang mengandung bahan kimia obat di antaranya; Paracetamol, Deksametason,
Copy Link
Batalkan
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Jaktim Kembangkan Pariwisata Hijau Berbasis Lingkungan10 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360261/original/089333200_1790604449-1790416230.jpeg)
- Olah Limbah Jadi Energi, Buka Peluang Lapangan Kerja Hijau10 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4938388/original/037330400_1725618752-WhatsApp_Image_2024-09-06_at_6.54.31_AM.jpeg)
- Clean Beauty Makin Dilirik, Apa yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memilih Produknya?1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2995583/original/093783600_1576227057-coline-hasle-YCnycuWG7XY-unsplash.jpg)
- Tekan Emisi Karbon, RS Kanker Dharmais Canangkan Program Net Zero Hospital3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358415/original/056465700_1790339608-IMG_2927.jpeg)
- Aksi Iklim Indonesia di PBB, dari Restorasi Mangrove hingga Transisi Energi3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358530/original/092817600_1790359243-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_9.24.59_PM.jpeg)
- Budi Daya Maggot di Mataram, Solusi Masalah Sampah Jadi Bernilai4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
- BRI Raih Katadata ESG Insight Award 2026, Pemberdayaan UMKM Jadi Penguat Kinerja Sosial4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
- Sampah Sisa Makanan Hasilkan Emisi, KLH Ungkap Cara Mengolahnya5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
- Industri Pertambangan Diminta Perkuat Dekarbonisasi6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
- PepsiCo Indonesia dan Bali Waste Cycle Ubah Limbah Plastik Jadi Papan Penunjuk Arah6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
- Kelola Sampah Jadi Energi, PSEL Bogor Raya 1 Kurangi Emisi 640.000 Ton1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
- 1.200 Ton Sampah Bandung Diolah Jadi Sumber Energi1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5426401/original/044620800_1764304062-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-11-28T112538.162.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360171/original/015599500_1790593922-Cek_Fakta_-_Sri_Mulyani_bantuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5290555/original/019424000_1753145219-1000011471.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344440/original/084293900_1788945337-cek_fakta_PGI.jpg)