Liputan6.com, Jakarta Kekerasan yang dialami anak panti asuhan bukan baru kali ini terjadi. Jauh sebelum kasus kekerasan terhadap anak di panti asuhan mencuat seperti yang dilakukan Panti Asuhan Samuel, sudah banyak panti asuhan yang dilaporkan ke polisi dengan kasus serupa. Komisi Nasional Anak (Komnas Anak) menyebut ini terjadi karena ada dasar yang salah dari penerapan panti asuhan tersebut.
Menurut Ketua Komnas Anak Aris Merdeka Sirait, panti-panti yang ada di Indonesia, banyak yang didasari agama, prosesi agama, dan atas dasar kemanusiaan. Karena hal ini, membuat pihak panti seenaknya memberikan peraturan keras terhadap anak-anak.
"Kebanyakan panti merawat anak sejak kecil. Jangan mentang-mentang memberikan perawatan sejak dini, menganggap anak itu seakan-akan anaknya sendiri dan seenaknya dipukul," kata Aris kepada Health Liputan6.com di Kantor Komisi Anak Nasional, Pasar Rebo, Jakarta, ditulis Jumat (28/2/2014).
Lebih lanjut, Aris mengatakan, dengan dasar-dasar penerapan seperti ini, pemerintah setempat dan pihak terkait seharusnya melakukan pengawasan hukum yang ketat.
"Selain itu, jadikan momentum ini untuk panti-panti membenahi diri dan memenuhi standarisasi yang sudah diterapkan. Tak hanya itu, pemerintah juga harus mengecek panti-panti yang ada di Indonesia. Yang ketahuan mungkin satu, sisanya, tak ada yang tahu," kata Aris menerangkan.
Komnas Anak : Kekerasan di Panti Asuhan Bisa Jadi Lebih Banyak
Pemerintah diminta mengecek kembali banyak panti asuhan yang ada di Indonesia apakah sudah menjalankan standar layanan yang ada.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/645779/original/Panti%20Asuhan.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Petani dan Nelayan Bakal Ikut Menikmati Pembiayaan Karbon20 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
- Biometana dari Limbah Sawit, Solusi Energi Rendah Karbon untuk Industri1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
- Hutan di Gunungkidul Jadi Sumber Pangan dan Penggerak Ekonomi Desa2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
- Green Economy Buka Peluang Karier Baru, Ini 5 Skill yang Perlu Disiapkan Gen Z2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
- Energi dari Olahan Sampah Didorong Jadi Alternatif Batu Bara dan Gas3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
- The Curiosity Engine di Art Jakarta 2026, Saat Sisa Material Menemukan Makna Baru3 hari yang lalu
- Ubah Purun Jadi Tech Organizer, Inovasi Hijau Selamatkan Gambut Kalimantan4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
- PLTS Atap 416 kWp Terpasang di RS Mardi Rahayu, Operasional 24 Jam5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
- Pelajar SMA Jabodetabek Manfaatkan AI dan Sensor Pintar untuk Atasi Krisis Lingkungan5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
- Limbah Pertanian Tak Terbuang, Warga Sumbar Olah Jadi Produk Bernilai6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
- ESG BRI Diakui Global, Masuk S&P Global Sustainability Yearbook Empat Tahun Berturut-turut6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
- Perdagangan Karbon Kehutanan Libatkan Masyarakat, Bujang Raba Jadi Percontohan1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3102139/original/023566000_1586872671-buayo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5360581/original/027882600_1758710334-prabowo_anies.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9367654/original/007339100_1791359633-HOAX__32_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9367806/original/093780900_1791362859-purbaya_KPK.jpg)