Sukses

2020, Jemaah Haji Indonesia Berpeluang Nikmati Tenda Bertingkat di Mina

Liputan6.com, Jakarta - Jemaah haji Indonesia berpeluang bisa menikmati tenda bertingkat di Mina mulai musim haji 2020. Hal itu sebagai salah satu inovasi Pemerintah Arab Saudi yang sudah mulai diujicobakan pada 2019 ini.

Duta Besar RI untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel di Jeddah mengatakan, pada tahun ini, Otoritas Haji Arab Saudi telah mengujicobakan tenda bertingkat di Mina untuk jemaah haji dari negara-negara Teluk, seperti Uni Emirat Arab, Oman, Yaman, dan Bahrain.

"Sekarang masih eksperimen, kalau ini ada feedback dan sukses, tahun depan akan digunakan untuk perkemahan tenda Indonesia," ujar Agus, seperti dilansir Antara, Senin (19/8/2019).

Selama ini, kata dia, kawasan Mina saat musim haji memang menjadi titik krusial tersendiri karena daya tampungnya yang terbatas. Di sisi lain, jumlah jemaah terus bertambah.

"Meski begitu, Pemerintah Arab Saudi terus berupaya mencari jalan keluar dengan meningkatkan daya tampung Mina, sebagai lokasi mabit (berdiam diri) jamaah haji ketika melempar jumrah," papar Agus.

Salah satu yang tengah dilakukan, menurut Agus, adalah dengan membangun tenda-tenda bertingkat di Mina.

"Mina akan dibangun dengan tenda bertingkat, dengan ruang per orang 2 meter persegi," kata dia.

Selama ini, kata dia, ruang bagi jemaah di tenda-tenda Mina saat ini tak lebih 0,8 meter persegi. Sehingga, kerap kali terjadi penumpukan jemaah di tenda-tenda Mina.

"Pemerintah Arab Saudi paham betul ini adalah kesulitan yang harus diselesaikan," ucap Agus.

 

2 dari 3 halaman

Usulan Menteri Agama

Soal wacana tenda bertingkat di Mina ini juga merupakan salah satu usulan Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin kepada otoritas penyelenggaraan haji Arab Saudi.

Dalam pertemuan dengan Menteri Haji Arab Saudi dan Gubernur Makkah beberapa waktu lalu, Lukman menyampaikan cara meningkatkan daya tampung di Mina adalah dengan membangun tenda bertingkat.

"Saya meminta penambahan daya tampung tenda-tenda dan toilet di Mina bagi jemaah Indonesia, dengan cara meningkatkan bangunan tenda dan toilet," kata Lukman kepada Gubernur Makkah, Khalid al Faisal bin Abdulaziz saat pertemuan pada Senin, 12 Agustus 2019.

Menurut Lukman, tidak ada cara lain untuk meningkatkan kapasitas daya tampung jamaah di Mina, selain membuat tenda bertingkat.

Perluasan Mina ke samping atau horizontal tidak mungkin dilakukan, mengingat syariatnya wilayah Mina ada batasannya yang ketat.

"Karena orang tinggal di luar Mina itu menjadi tidak sah dalam kaitan peribadahan haji ini," tukas Lukman.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Cerita Petugas Haji Dianggap Saudara Hingga Angkat Jemaah Seringan Kapas
Artikel Selanjutnya
Fakta Operasional Haji Daerah Kerja Madinah dalam Angka