Gara-gara Cium Korban, Perampok Ditangkap

Si perampok mencium korban untuk menghilangkan trauma.

OlehRiz
Diterbitkan 05 Februari 2014, 13:11 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Seorang perampok toko perhiasan di Paris, Prancis, harus menerima ganjaran atas aksi konyolnya mencium korban saat melakukan aksi kejahatan. Ia tertangkap polisi lantaran DNA yang ia tinggalkan di wajah korban yang diciumnya.

Dalam laporan sejumlah surat kabar Prancis yang dimuat Reuters, Rabu (5/2/2014), perampokan terjadi di toko perhiasan pada April 2013. Dua pria bertopeng datang dan mengobrak-abrik toko dan menggasak segala perhiasan yang ada.

Kedua perampok juga memaksa Anne si pemilik toko untuk memberitahu kode brankas uang dan mengancam akan membakarnya bila membangkang dan melapor ke polisi.

Selesai melancarkan aksi, atau mungkin belum puas dengan aksi kejahatannya, salah satu perampok mencium korban beberapa detik ketika hendak kabur. Kedua perampok berhasil melarikan diri dan menggondol sejumlah uang dan perhiasan.

Tapi pada akhirnya, perampok yang mencium Anne teridentifikasi berkat DNA yang ia tinggal di wajah korban. Perampok yang diketahui baru berusia 20 tahun itu ditangkap pada Selasa 4 Februari kemarin.

Kepada polisi, si perampok mengakui telah mencium Anne dan menjelaskan hanya ingin menghilangkan rasa trauma kepada korban dengan ciumannya itu. Kini polisi Prancis masih memburu perampok dan jaringannya. (Riz/Yus)

Baca juga:

Selama 20 Tahun Pria Temani Jasad Istrinya di Kuburan
Pizza Ular Piton, Berani Coba?
Pria Terkotor Sedunia, Tak Pernah Mandi 60 Tahun
8 Orang `Nyentrik` yang Menolak Uang Miliaran Rupiah