Uni Eropa Hadiri KTT Dewan Perdamaian, Namun Tidak sebagai Anggota

Konfirmasi ini disampaikan langsung oleh juru bicara Uni Eropa.

Diterbitkan 17 Februari 2026, 08:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Brussel - Uni Eropa akan mengambil bagian dalam pertemuan perdana Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) yang dibentuk Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada pekan ini. Namun, seorang juru bicara menegaskan pada Senin (16/2/2026) bahwa Brussel tidak akan bergabung sebagai anggota lembaga tersebut.

Komisaris Eropa untuk kawasan Mediterania, Dubravka Suica, dijadwalkan bertolak ke Washington untuk mewakili Uni Eropa dalam pertemuan yang akan digelar pada Kamis (19/2).

"Ia akan berpartisipasi dalam pertemuan Dewan Perdamaian untuk bagian khusus yang didedikasikan bagi Gaza. Izinkan saya menegaskan bahwa Komisi Eropa tidak menjadi anggota Dewan Perdamaian," ujar juru bicara Uni Eropa Guillaume Mercier seperti dikutip dari CNA.   

Mercier menambahkan bahwa partisipasi eksekutif Uni Eropa tersebut merupakan bagian dari "komitmen jangka panjang" untuk memastikan pelaksanaan gencatan senjata di Gaza serta "mendukung rekonstruksi dan pemulihan pascakonflik di Gaza".

Dewan Perdamaian, yang diketuai oleh Trump, pada awalnya dirancang untuk mengawasi pelaksanaan gencatan senjata di Gaza dan proses rekonstruksi setelah perang antara Hamas dan Israel.

Namun, tujuan lembaga tersebut kemudian berkembang menjadi upaya penyelesaian berbagai konflik internasional lainnya.

Perubahan cakupan itu memicu kekhawatiran bahwa presiden AS ingin membentuk lembaga tandingan bagi Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Sejumlah negara anggota Uni Eropa juga menyuarakan kekhawatiran mereka terkait pembentukan dan arah kerja dewan tersebut.

"Kami masih memiliki sejumlah pertanyaan terkait beberapa elemen dalam BoP: pertama mengenai cakupannya, kedua mengenai tata kelolanya, dan ketiga mengenai kesesuaiannya dengan Piagam PBB," kata juru bicara Uni Eropa lainnya, Anouar El Anouni.

Â