Perayaan Tahun Baru Berujung Maut: Lilin Kembang Api Diduga Picu Kebakaran Bar di Swiss

Korban tewas mencapai 40 orang, sementara lebih dari 100 lainnya terluka.

Diterbitkan 03 Januari 2026, 10:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Bern - Penyelidik mengatakan pada hari Jumat (2/1/2025) bahwa mereka meyakini lilin kembang api yang dipasang di atas botol Champagne memicu kebakaran fatal di sebuah resor ski di Swiss ketika percikannya terlalu dekat dengan langit-langit sebuah bar yang dipadati pengunjung pada malam Tahun Baru.

Pihak berwenang berencana menyelidiki apakah material peredam suara di langit-langit bar tersebut sesuai dengan peraturan dan apakah lilin kembang api itu diizinkan untuk digunakan di dalam bar.

Sebanyak 40 orang tewas dan 119 orang lainnya terluka dalam kebakaran yang terjadi pada Kamis (1/1) dini hari, ketika api melalap bar Le Constellation yang sedang ramai di resor ski Crans-Montana. Tragedi ini menjadi salah satu yang paling mematikan dalam sejarah Swiss.

Pejabat mengatakan mereka juga akan menyelidiki langkah-langkah keselamatan lain di lokasi tersebut, termasuk keberadaan alat pemadam kebakaran dan jalur evakuasi. Jaksa agung wilayah Valais memperingatkan kemungkinan adanya tuntutan hukum jika ditemukan unsur tanggung jawab pidana.

Arthur Brodard, 16 tahun, dari Kota Lausanne di Swiss, termasuk di antara mereka yang masih dinyatakan hilang. Ibunya, Laetitia, berada di Crans-Montana pada hari Jumat dan dalam kondisi sangat cemas untuk menemukannya. Ia mengatakan masih memiliki secercah harapan bahwa putranya mungkin termasuk di antara enam korban luka yang hingga saat itu belum teridentifikasi.

"Saya mencari ke mana-mana. Tubuh anak saya ada di suatu tempat," katanya kepada para wartawan seperti dikutip dari Associated Press. "Saya ingin tahu, di mana anak saya, dan berada di sisinya, di mana pun itu — entah di unit perawatan intensif atau di kamar jenazah."

Para korban luka termasuk 71 orang dari Swiss, 14 dari Prancis, dan 11 dari Italia, serta warga negara Serbia, Bosnia-Herzegovina, Luksemburg, Belgia, Portugal, dan Polandia, menurut Frederic Gisler, komandan polisi wilayah Valais. Kewarganegaraan 14 orang lainnya belum diketahui.

Sulit Mengidentifikasi Korban tewas

Tingkat keparahan luka bakar membuat identifikasi jenazah menjadi sulit, sehingga pihak keluarga harus memberikan sampel DNA. Dalam beberapa kasus, dompet dan seluruh dokumen identitas di dalamnya hangus terbakar oleh api.

Emanuele Galeppini, seorang pegolf remaja Italia yang menjanjikan dan pernah bertanding di tingkat internasional, secara resmi tercatat sebagai orang hilang. Pamannya, Sebastiano Galeppini, mengatakan kepada kantor berita Italia ANSA bahwa keluarga mereka masih menunggu hasil tes DNA, meskipun Federasi Golf Italia mengumumkan di situs web-nya bahwa ia telah meninggal dunia.

Dengan lintasan ski di dataran tinggi yang mencapai sekitar 3.000 meter di atas permukaan laut, di tengah puncak bersalju dan hutan pinus wilayah Valais, Crans-Montana merupakan tujuan utama bagi kompetisi ski Alpen internasional. Resor ini juga menjadi tuan rumah turnamen European Masters setiap bulan Agustus.

      

 

  • liputan6
    Perayaan Tahun Baru adalah momen global yang ditandai dengan berbagai tradisi dan kebiasaan unik di seluruh dunia, seringkali melibatkan refleksi, harapan baru, dan kebersamaan.
    Tahun Baru
  • Swiss ialah sebuah negara federal di Eropa
    Swiss ialah sebuah negara federal di Eropa
    Swiss
  • Kebakaran