Liputan6.com, Bissau - Militer Guinea-Bissau pada Kamis (27/11/2025) mengumumkan pemimpin baru pemerintahan, mengukuhkan kudeta militer yang membuat Presiden Umaro Sissoco Embalo digulingkan dan angkat kaki ke negara tetangga, Senegal.
Menurut deklarasi yang disiarkan di televisi nasional, Jenderal Horta Inta-a telah disumpah sebagai presiden sementara yang akan mengawasi masa transisi selama satu tahun.
Dalam pernyataan sebelumnya, Inta-a, yang merupakan kepala staf angkatan darat hingga kudeta terjadi dan sekutu dekat presiden yang digulingkan, mengatakan, "Ketidakmampuan para aktor politik untuk menghentikan memburuknya iklim politik pada akhirnya mendorong intervensi angkatan bersenjata."
Advertisement
Sementara itu, keberadaan Embalo di Senegal dikonfirmasi oleh Kementerian Luar Negeri Senegal.
"Embalo tiba di Senegal dengan penerbangan yang disewa oleh pemerintah Senegal, yang telah berkomunikasi langsung dengan semua pihak terkait di Guinea-Bissau," ujar Kementerian Luar Negeri Senegal seperti dikutip dari Associated Press, seraya berjanji untuk bekerja sama dengan para mitra guna memulihkan demokrasi di Guinea-Bissau.
Guinea-Bissau, salah satu negara termiskin di dunia, telah terus-menerus dilanda kudeta dan upaya kudeta sejak kemerdekaannya dari Portugal lebih dari 50 tahun lalu, termasuk upaya kudeta pada bulan Oktober. Negara berpenduduk 2,2 juta jiwa itu dikenal sebagai pusat perdagangan narkoba antara Amerika Latin dan Eropa, sebuah kecenderungan yang menurut para ahli telah memicu krisis politiknya.
Otoritas militer sebelumnya mengatakan bahwa Embalo dan tokoh-tokoh penting lainnya yang ditangkap selama kudeta berada dalam kondisi baik dan akan tetap dalam tahanan. Tidak jelas apa syarat keberangkatan Embalo ke Senegal.
Tuduhan Oposisi
Beberapa jam setelah pihak oposisi menyerukan protes menentang kudeta dan menuntut publikasi hasil pemilu yang sebelumnya dijadwalkan pada hari Kamis, otoritas militer mengeluarkan pernyataan yang melarang unjuk rasa dan segala tindakan yang mengganggu perdamaian dan stabilitas di negara ini.
Pihak oposisi mengklaim bahwa Embalo telah merekayasa kudeta untuk menghindari kekalahan dalam pemilu yang berlangsung ketat.Â
Aktivitas kembali normal di ibu kota Bissau pada hari Kamis, dengan bisnis dan transportasi publik secara bertahap kembali beroperasi.
Kudeta di Guinea-Bissau menjadi yang terbaru dalam rangkaian pengambilalihan kekuasaan oleh militer di Afrika Barat. Di kawasan itu, demokrasi belakangan ini menghadapi tekanan akibat pemilu yang dipersengketakan — sebuah kondisi yang, menurut para analis, dapat mendorong militer melakukan intervensi.
Kudeta terjadi setelah pemilihan presiden dan legislatif yang berlangsung pada masa kritis bagi negara itu. Embalo, mantan jenderal berusia 53 tahun, sedang menghadapi krisis legitimasi, sementara pihak oposisi menilai masa jabatannya telah lama berakhir dan menolak mengakuinya sebagai presiden.
Â
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302904/original/046159000_1784611502-Dr.Watermark_1784608315019.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256352/original/040260500_1781154176-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-11T120248.984.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5178089/original/060696700_1743292394-mudik_gratis_kemenhub.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303115/original/003143700_1784619310-mahfud_md_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5426314/original/094794900_1764301633-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302475/original/037155000_1784555150-Argentina_s_Lionel_Messi__from_right__Rodrigo_De_Paul__Nicolas_Otamendi_and_Leandro_Paredes.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301812/original/034405000_1784520388-000_C2LJ6NA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301606/original/080786700_1784502167-063_2286810313.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302243/original/013845100_1784537891-063_2286809086.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303196/original/048589700_1784621624-spain_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302438/original/014858100_1784549563-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303199/original/035402400_1784622040-Argentina_s_Enzo_Fernandez.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1345712/original/030389700_1473863666-000_G50CY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301650/original/002120800_1784510182-AP26200768196604.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301614/original/015685300_1784504538-063_2286808437.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4639809/original/031734500_1699401202-download.jpg)