Mobil Warisan Paus Fransiskus Bertransformasi Jadi Klinik Keliling Gaza, tapi Terhalang Izin Israel

Kendaraan berwarna putih bersih yang masih mudah dikenali berkat kanopinya yang tinggi ini diberi nama "Vehicle of Hope".

Diterbitkan 26 November 2025, 08:11 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Ramallah - Mobil yang pernah digunakan mendiang Paus Fransiskus saat kunjungannya ke Betlehem pada tahun 2014 kembali muncul pada Selasa (25/11/2025) dan akan berfungsi sebagai klinik anak keliling yang akan dikirim ke Gaza. Hal ini sesuai dengan keinginan mendiang Paus Fransiskus.

Melansir CNA, klinik keliling ini diperkenalkan di Betlehem, dekat Gereja Kelahiran Yesus, dan diberkati oleh Kardinal Anders Arborelius, Uskup Stockholm. Ia menjelaskan kehadiran kendaraan tersebut dimaksudkan untuk menyampaikan pesan bahwa dunia tidak melupakan anak-anak Gaza.

Dioperasikan oleh tenaga medis profesional, unit ini mampu melakukan pemeriksaan, diagnosis, dan beragam tindakan perawatan, termasuk vaksinasi, penjahitan luka, dan tes infeksi. Kendaraan dirancang untuk melayani hingga 200 konsultasi per hari, dan anak-anak yang diperiksa akan duduk di kursi yang dulu digunakan Paus Fransiskus.

Menurut laporan Vatican News, Paus Fransiskus telah mempercayakan inisiatif ini kepada organisasi bantuan Katolik Caritas Jerusalem beberapa bulan sebelum beliau wafat.

Namun, Caritas hingga kini belum memperoleh izin dari Israel untuk membawa kendaraan tersebut masuk ke Gaza. Gencatan senjata yang rapuh antara Israel dan Hamas sejak 10 Oktober berlangsung dalam situasi di mana sistem kesehatan Gaza telah hancur akibat perang dan akses bantuan kemanusiaan tetap sangat terbatas.

"Kami sangat membutuhkan akses ke Gaza," ujar Sekretaris Jenderal Caritas, Alistair Dutton. "Kami sedang bekerja melalui jalur resmi agar kendaraan ini bisa segera masuk."

Mobil yang digunakan Paus Fransiskus selama kunjungan ke Tepi Barat ini merupakan Mitsubishi yang telah dimodifikasi dan disumbangkan oleh Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas. Setelah kunjungan paus berakhir, kendaraan tersebut diserahkan kepada Ordo Fransiskan sebelum akhirnya diberikan kepada Caritas, menyusul restu langsung dari Paus Fransiskus agar digunakan untuk pelayanan di Gaza.