Pria Ini Ditangkap Polisi India Usai Ngaku-ngaku Jadi Duta Besar Negara Fiktif

Polisi India menangkap seorang pria yang nekat menjalankan kantor kedutaan palsu di sebuah rumah sewaan di Ghaziabad.

Diterbitkan 29 Juli 2025, 13:03 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, New Delhi - Penipu di India ditangkap usai menjalankan aksinya sebagai duta besar palsu dari negara-negara fiktif. Ia menamai negara yang ia wakili bernama Seborga dan Westarctica.

Ia bahkan sampai membuka kantor kedutaan bohongan di rumah mewah sewaan, lengkap dengan pelat diplomatik palsu, bendera negara khayalan, dan janji manis pekerjaan luar negeri demi menipu para korban.

Harshvardhan Jain, nama si pelaku, nekat menyamar jadi duta besar dari negara-negara fiktif demi menipu puluhan orang dan perusahaan.

Modusnya? Ia membuka kedutaan palsu di sebuah rumah mewah di kawasan elit Kavi Nagar, Ghaziabad. Di sana, ia tampil dengan branding kaya raya dan mempunyai banyak relasi, dilansir dari Odditycentral, Selasa (29/7/2025).

Ia bahkan menggunakan dokumen palsu, pelat mobil buatan, sampai cerita-cerita karangan soal relasi internasional demi memikat korbannya. Ujung-ujungnya, para korban tertipu dan harus membayar mahal demi tawaran kerja dan peluang bisnis yang ternyata cuma akal-akalan.

 

 

Ditangkap Polisi Usai Aksi Gila-gilaan

Pelaku penipuan berusia 47 tahun itu akhirnya ditangkap Tim Khusus (STF) Kepolisian Uttar Pradesh pada Selasa, usai markas kedutaan palsunya di Ghaziabad digerebek.

Dari penggerebekan itu, polisi menemukan empat mobil dengan pelat diplomatik palsu, paspor diplomat bohongan dari 12 negara fiktif, stempel palsu dari 34 negara, uang tunai sekitar Rs 44 lakh atau sekitar Rp827 juta, dan koleksi jam tangan mewah.

Menurut pejabat senior STF, Sushil Ghule, Harshvardhan Jain juga diduga terlibat dalam pencucian uang lewat sejumlah perusahaan fiktif yang berbasis di Inggris, Mauritius, Dubai, dan beberapa negara Afrika.