Liputan6.com, Wellington - Seorang remaja di Selandia Baru meninggal dunia setelah mengikuti tantangan viral bernama rugby yang kini ramai di media sosial. Polisi setempat mengatakan, mereka yang ikut tantangan ini diharuskan berlari cepat dan saling bertabrakan tanpa pelindung apa pun.
Tantangan ini telah menyebar luas di kalangan anak muda di Selandia Baru dan Australia.
Dalam permainan ini, satu pelari dan satu penjegal berlari secepat mungkin menuju satu sama lain di lapangan sempit berukuran sekitar 20 meter kali 4 meter, mirip dengan adu tabrak dalam rugby, dikutip dari laman CNA, Selasa (27/5/2025).
Advertisement
Menurut laporan New Zealand Herald, korban adalah seorang pemuda berusia 19 tahun yang mengalami cedera kepala parah setelah dijegal dalam permainan tersebut saat bermain bersama teman-temannya.
“Korban mengalami cedera kepala serius akibat tabrakan dan dibawa ke rumah sakit oleh teman-temannya,” kata Inspektur Polisi Ross Grantham dalam pernyataan resmi.
“Sayangnya, ia meninggal dunia di rumah sakit pada Senin malam.”
Grantham menegaskan bahwa kejadian tersebut merupakan permainan spontan di antara teman-teman, bukan bagian dari acara yang resmi atau terorganisir. Namun, ia menekankan pentingnya kesadaran akan risiko serius dari tantangan semacam ini.
“Kami mengimbau siapa pun yang berniat mengikuti permainan seperti ini untuk benar-benar mempertimbangkan risiko keselamatan dan kemungkinan cedera berat yang mengintai,” tambahnya.
Meskipun insiden ini tidak dianggap sebagai tindak kriminal, polisi tetap melanjutkan penyelidikan atas nama pemeriksa medis untuk memastikan semua aspek kejadian terang-benderang.
Tantangan “lari lurus” ini bahkan telah berkembang menjadi semacam kompetisi langsung, dengan hadiah uang tunai bernilai ribuan dolar yang menarik perhatian banyak orang, termasuk mantan pemain rugby profesional. Namun, para ahli medis memperingatkan bahwa aktivitas ini menyerupai olahraga bela diri ekstrem dan membawa risiko tinggi, terutama gegar otak.
Insiden ini menjadi pengingat keras akan bahaya dari tren media sosial yang tak memperhitungkan keselamatan, khususnya bagi generasi muda yang mudah terpengaruh oleh tantangan viral tanpa memikirkan akibat jangka panjang.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261063/original/026293200_1781677316-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-17T130056.370.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8682083/original/077005500_1782732215-dedi_mulyadi_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5495122/original/083308700_1770356146-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sardewa-6_Februari_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537107/original/075541100_1774410122-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-25T095300.861.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1238139/original/082014900_1521205275-pp.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4391028/original/021777800_1681211946-Thumbnail_Liputan6.com-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1377067/original/088412400_1476769707-Selandia_Baru.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8693587/original/054340800_1782757524-063_2283889620.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8692722/original/034513200_1782755867-000_B8PJ7CN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263380/original/090952300_1781922466-AP26171045705794-Brasil_vs_Haiti.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5415752/original/060786800_1763419826-000_84BP8PA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263965/original/063636200_1782038065-000_B7RD77E.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8312896/original/014782800_1782180155-000_B7XU3U2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5381016/original/018832800_1760444417-AP25287418037906.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4728012/original/006431800_1706361596-000_34GE37C.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8666203/original/007626600_1782698654-000_B8H28ZD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8633516/original/070380800_1782633001-photo-collage.png__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8674531/original/079790200_1782716407-AP26177104053905.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578726/original/087210500_1782537285-063_2283517405.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578725/original/075292300_1782537284-063_2283517529.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8529293/original/084387900_1782461079-WhatsApp_Image_2026-06-26_at_11.55.44.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264303/original/054619900_1782106281-AP26172737361128.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264181/original/054321300_1782097612-063_2282690679.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264311/original/009112200_1782106678-AP26173041080733.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264149/original/054877000_1782096496-063_2282689905-Timnas_Mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260094/original/056491000_1781558884-063_2281768587-Belgia_vs_Mesir.jpg)